Napi Rutan Lhoksukon Diharapkan Mampu Baca Alquran, Jika Tidak..

Napi Rutan Lhoksukon Diharapkan Mampu Baca Alquran, Jika Tidak..
Teunku Jamaluddin saat memberikan tausiyah kepada para Napi di Rutan Lhoksukon, Selasa (23/5/2017). [Ist]
Selasa, 23 Mei 2017 20:52 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Para Narapidana (Napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara diharapkan harus mampu membaca Alquran, rukun Islam dan lainnya. Lantas apa yang akan dilakukan pihak Rutan jika ada napi yang tidak mampu membaca Alquran?"Mendekati proses pengusulan Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), kita akan mempersempit ruang gerak mereka mereka jika mereka belum mampu membaca Alquran dan rukun Islam selama bulan Ramadan," kata Kepala Rutan Lhoksukon, Effendi, Selasa (23/5/2017).

Hal tersebut disampaikan Effendi kepada wartawan usai menggelar acara zikir dan doa bersama di rutan itu siang tadi yang dipimpin Imum Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Teungku Jamaluddin.

loading...
"Saya akan tunda pengusulan PB dan CB mereka. Seperti pak Kapolres bilang, malu kalau kita orang Islam tidak bisa mengucap dua kalimat syahadat," sambung Effendi lagi.

Zikir dan doa bersama itu digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Sebanyak 344 napi dan tahanan yang rata-rata terlibat kasus narkoba dan asusila itu larut dalam tausiah yang disampaikan Teungku Jamaluddin.

"Kita juga berharap para napi dan tahanan benar-benar yakin menyadari kesalahannya di masa lampau dan beribadah penuh di bulan suci Ramadan ini," ucap Effendi.

Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww