Home > Berita > Hukum

Dugaan Korupsi Pengadaan Benih, Mahasiswa Gelar Demo

Dugaan Korupsi Pengadaan Benih, Mahasiswa Gelar Demo
Aksi demo gerakan pemuda dan mahasiswa Agara di depan Gedung DPRK setempat, Selasa (23/5/2017). [Jufri P]
Selasa, 23 Mei 2017 17:02 WIB
Penulis: Jufri P

KUTACANE - Gerakan Pemuda Mahasiswa Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) menggelar aksi demo di kantor Dinas Pertanian setempat, Selasa (23/5/2017). Pendemo menuding ada indikasi korupsi di instansi tersebut.

Adapan dugaan penyelewengan dana tersebut terkait program penyediaan sarana produksi pertanian pada pengadaan benih jagung hibrida tahun anggaran 2016 senilai Rp 5.026.710.000, penyediaan sarana produksi pertanian perkebunan pada pengadaan benih padi non hibrida sebesar Rp1 miliar lebih dan pengembangan data statistik tanaman pangan senilai Rp 82.500.000.

Baca: Kasus Penimbunan Benih Padi Bantuan, Dinas: Kami tak Terlibat

loading...
Koordinator aksi, Maulana Yusuf menduga ada indikasi korupsi pada 3 paket proyek tersebut.

Ads
“Diperkirakan, penerima bantuan benih bibit jagung hibrida dan padi itu ada yang tidak jelas kelompoknya," tukasnya. 

Amatan GoAceh, usai melakukan aksi di kantor Dinas Pertanian Agara, para demonstran kembali melanjutkan aksinya di depan Gedung DPRK Agara.

Di sana, para pendemo ditemui Wakil Ketua DPRK Agara, Jamuddin, Anggota DPRK Syamsiar, Supian SKD dan anggota dewan lainnya.

Baca: Polres Langsa Diminta Segera Tuntaskan Kasus Benih Padi Palsu

Editor:Yudi
Kategori:Hukum, Aceh Tenggara
wwwwww