Home > Berita > Umum

Cegah Penyelundupan, Bea Cukai Lhokseumawe Pantau Titik Rawan Melalui CCTV

Cegah Penyelundupan, Bea Cukai Lhokseumawe Pantau Titik Rawan Melalui CCTV
Sosialisasi fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor untuk industri kecil dan menengah (KITE-IKM) di Lido Graha Hotel, Selasa (23/5/2017). [Sarina]
Selasa, 23 Mei 2017 21:13 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Lhokseumawe, telah menggunakan Sistem Pengawasan Titik Rawan (Sitira) melalui CCTV. Hal ini, untuk meminimalisir penyelundupan barang ilegal di perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara, khususnya Pelabuhan Krueng Gueukuh.Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Lhokseumawe, Asep Munandar, kepada GoAceh mengatakan, luas perairan Kota Lhokseumawe sangat panjang. Pihaknya juga sudah melakukan pemetaan di 16 titik rawan perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Dalam meminimalisir penyelundupan barang ilegal di perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara, kami melakukan pengawasan dengan menggunakan sistem Sitira, pantauan langsung menggunakan CCTV. Saat ini kami sudah punnya Sistem Pengawasan Titik Rawan (Sitira) yang diakses dengan sistem IT menggunakan CCTV di perairan hukum kita,“ kata Asep Munandar.

loading...
Lanjutnya, hingga saat ini dari 16 titik yang sudah dipetakan, baru tiga titik yang sudah terpasang CCTV di perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara. Fungsi dari  Sitira adalah untuk bisa memantau langsung pengawasan dengan menggunakan CCTV di kantor Bea Cukai Lhokseumawe.

Ads
“Baru tiga titik rawan di perairan Lhokseumawe dan Aceh Utara kita pasang CCTV. Yaitu, Pusong, Peudada (Kabupaten Bireuen) dan Pelabuhan Krueng Geukuh. Untuk mengawasi ekspor sendiri hingga saat ini rutin kami laksanakan seperti, ekspor Pupuk Iskadar Muda dan juga kita juga mengawasi ekspor kelapa produk Argo ke negara Thailand,” jelasnya.

Asep juga mengatakan, untuk transportasi kapal pengangkut sendiri, sebenarnya itu bukan wewenang mereka. Bea Cukai sendiri hanya melayani dan mengawasi dengan melibatkan instansi terkait. 

Semua jenis kapal yang singgah di Pelabuhan Kreung Geukuh tetap akan dilayani, asalkan sesuai dengan ketentuan dan perudang-undangan yang berlaku.

“Ke depannya, kita berharap pelabuhan Lhokseumawe semakin berkembang. Bea Cukai Lhokseumawe akan terus upayakan pengawasan dengan maksimal,” pungkasnya. 

Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Aceh Utara, Lhokseumawe
wwwwww