Unik, Sepeda Motor Tertukar Saat Belanja

Unik, Sepeda Motor Tertukar Saat Belanja
Kapolsek Lueng Bata, AKP Edi Saputra bertemu dengan kedua belah pihak yang tertukar sepeda motor, Senin (22/5/2017). [Hafiz Erzansyah]
Senin, 22 Mei 2017 14:44 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - ‎Sepeda motor milik Mubaraq (28), warga Gampong Beuringin, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur yang berdomisili di Ulee Kareng, tertukar dengan motor milik Arman (30), warga Gampong Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya, berdomisili di Gampong Pagar Aye, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Kok bisa?

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kapolsek Lueng Bata, AKP Edi Saputra mengatakan, peristiwa itu terjadi dua hari lalu, tepatnya Sabtu (20/5/2017) siang, saat keduanya tengah belanja di sebuah warung di kawasan Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

"Kedua motor yang digunakan jenisnya sama yakni Honda Vario dengan nopol BL 6001 CF dan yang satu lagi BL 6761 CF," kata Edi kepada GoAceh, Senin (22/5/2017).

loading...
Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan Mubaraq, dirinya membawa sepeda motor Arman secara tidak sadar‎, karena motor keduanya mempunyai kemiripan dari segi warna.

"Setelah berbelanja, Mubaraq pergi dengan mengendarai sepeda motor milik Arman dan menuju ke salah satu minimarket di kawasan Lueng Bata. Selanjutnya kembali ke bengkel tempatnya bekerja di Ulee Kareng. Ia tidak sadar, kunci kontak motornya dapat digunakan pada motor Arman," terang Kapolsek.

Setiba‎ di bengkel, Mubaraq baru sadar bahwa yang dikendarai bukanlah sepeda motor miliknya, melainkan milik orang lain.

"Selanjutnya, karena motor tertukar di kawasan Lueng Bata, Ia didampingi keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek serta menyerahkan sepeda motor tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Arman pada waktu yang sama sadar bahwa sepeda motor yang tertinggal di warung tempatnya belanja bukan miliknya, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Gampong Tanjong. S

epeda motor tersebut kemudian diamankan di rumah Arman‎ sembari menunggu si pemilik motor untuk menjemput dan menukar kembali dengan sepeda motornya.

"Setelah melapor dan sebelum mengamankan motor milik Mubaraq ke rumahnya, Arman juga menitipkan nomor kontaknya ke pihak warung agar nantinya si pemilik motor tersebut bisa menghubunginya. Kita yang menerima laporan ini, berkoordinasi dengan pihak Samsat dan Polsek Ingin Jaya, Ternyata benar, keduanya telah melapor ke pihak kepolisian," ungkap Edi.

Selanjutnya, pihaknya langsung menghubungi kedua belah pihak untuk bertemu di Mapolsek Lueng Bata.

Arman hadir dengan membawa motor milik Mubaraq yang sempat diamankan di rumahnya.

"Alhamdulillah, proses mediasi berjalan dengan baik dan lancar. Keduanya juga menandatangani surat berita acara serahterima yang kita buat," tandas Edi.

Editor:Yudi
Kategori:Banda Aceh, Umum
wwwwww