Terkait Robohnya Masjid, Bupati Simeulue Berang dan Perintahkan Investigasi

Terkait Robohnya Masjid, Bupati Simeulue Berang dan Perintahkan Investigasi
Bupati Simeulue, H. Riswan NS. [Ist]
Senin, 22 Mei 2017 21:58 WIB
Penulis: Kirfan
SINABANG - Robohnya bangunan Masjid Nurul Hidayah di Awe Seubal, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Aceh, membuat Bupati Simeulue, H. Riswan NS marah dan geram. Dia langsung memerintahkan Kepala Dinas Syariat Islam, segera membuat laporan dan berkoordinasi bersama Inspektorat untuk investigasi.
 
 
Bahkan, secara tegas Ia mengatakan, jika terbukti ada unsur kesengajaan dan permainan dalam pembangunan masjid itu, sehingga mengurangi kualitas bangunan, maka konsekuensinya adalah hukum.
 
"Kita sudah perintahkan Kadis Syariat Islam, agar segera melapor dan melakukan investigasi secara mendalam atas robohnya bangunan masjid tersebut. Jika terbukti ada unsur kesengajaan dan permainan dalam pembangunan masjid, konsekuensinya adalah hukum," kata Bupati Simeulue kepada GoAceh, Senin (22/5/2017).
 
Kepala Dinas Syariat Islam, Fadhlun saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat darurat sesuai instruksi Bupati Simeulue, dengan menghadirkan PPTK, PPK, Tim PHO, konsultan perencana, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan pihaknya terkait dalam pembangunan masjid itu.
 
 
"Kami sudah mengadakan rapat pada hari Minggu kemarin, sesuai instruksi Bupati Simeulue, sehingga menghasilkan beberapa kesimpulan bagaimana yang tertera dalam surat keputusan itu," kata Fadhlun.
 
Salah satu point kesimpulan dari rapat yang dilaksanakan itu adalah pihak pelaksana pekerjaan (kontraktor) harus bertanggung jawab atas robohnya bangunan Masjid Nurul Hidayah di Awe Seubal, dan mengganti atau memperbaiki bangunan sesuai spesifikasi, sebagaimana tertuang dalam UU nomor 2 tahun 2017 pasal 63 dan pasal 60 ayat (1) tentang jasa kontruksi.
 
Ia berharap, agar pihak pelaksana pembangunan itu benar-benar harus bertanggung jawab, apabila dalam hal ini pelaksana tidak bertanggung jawab dan tidak mematuhi kesepakatan yang telah ditandatangani bersama, maka pihaknya akan membawa masalah itu ke ranah hukum.
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Pemerintahan, Aceh, Simeulue
wwwwww