Lecehkan Ormas Islam

Seorang Warga Keturunan Tionghoa Sampaikan Permohonan Maaf

Seorang Warga Keturunan Tionghoa Sampaikan Permohonan Maaf
Eric Reynaldi saat membacakan surat perjanjian dan permohonan maaf di hadapan Ormas Islam, Senin (22/5/2017). [Dedek]
Senin, 22 Mei 2017 12:04 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Seorang warga keturunan Tionghoa, Eric Reynaldi menyampaikan permohonan maaf kepada Front Pembela Islam (FPI), Ormas Islam dan masyarakat Kota Langsa di hadapan Muspida setempat. Eric diduga telah melakukan pelecehan terhadap Ormas Islam melalui media sosial.

Permohonan maaf itu disampaikan pada Senin (22/5/2017) di Aula Kodim 0104 Aceh Timur, yang dihadiri Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, Kapolres Langsa, AKBP Iskandar ZA, Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, Kepala Kesbangpol dan Linmas, Agussalim, Ketua Pengadilan Negeri Langsa diwakili Ahmadsyah Ade Mury, dan Kasi Intel, Margiono.

Hadir juga Kepala Dinas Syariat Islam, Ibrahim Latif, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Zulkarnain, Ketua DPD KNPI, Amin Abubakar, Ketua HMI Cabang Langsa, Hamid Ilham, FPI serta sejumlah Ormas Islam.

loading...
Baca: Jual Nasi Siang Hari di Bireuen, Warga Turunan Tionghoa Digiring ke WH

Permohonan maaf yang tertuang dalam surat perjanjian ditandatangani oleh Eric Reynaldi di atas meterai 6.000, juga ikut ditandatangani Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, Kapolres Langsa, AKBP Iskandar ZA, Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, perwakilan Kajari Langsa dan ormas Islam.

Baca: Warga Tionghoa Penarik Becak Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya di Aceh Besar

Berikut isi surat perjanjian:

- Tidak mengulangi lagi perbuatannya.

- Tidak akan melukai perasaan umat Islam baik secara lisan maupun tulisan.

- Tidak akan melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan konflik SARA baik secara pribadi maupun bersama-sama kelompok lainnya.

- Bersedia menerima konsekuensi apapun dan siap dibawa ke ranah hukum apabila saya mengulangi kesalahan yang sama.

- Menyatakan permohonan maaf kepada FPI, Ormas Islam dan umat Islam Kota Langsa serta memasang spanduk permohonan maaf di depan rumah selama 7 hari berturut-turut dimulai besok (Selasa).

- berjanji dan menyatakan menjadi orang yang akan memotivasi keluarga, kerabat dan teman-teman saya untuk selalu menjaga serta menghormati agama Islam dan umatnya.

- Berjanji dan menyatakan apabila saya melanggar dan tidak melaksanakan seluruh isi poin tersebut, maka saya dan keluarga harus pindah dari Kota Langsa.

Baca: Masyarakat Tionghoa Asal Aceh Bantu Korban Gempa

Editor:Yudi
Kategori:Langsa, Hukum
wwwwww