Sampai 2016, Sebanyak 319 Ribu Warga Terkena HIV/AIDS

Sampai 2016, Sebanyak 319 Ribu Warga Terkena HIV/AIDS
Ilustrasi. [Foto Istimewa]
Senin, 22 Mei 2017 09:32 WIB
Penulis: Bukhari

JANTHO - Dewasa ini jumlah masyarakat terjangkit HIV/AIDS terus bertambah di Tanah Air. Hingga akhir Desember 2016, penderita HIV berjumlah 232.323 orang dan penderita AIDS 86.780 orang. Data itu terungkap dalam sosialisasi HIV/AIDS di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Malahayati, Kabupaten Aceh Besar, kemarin.

“Kita tidak boleh terlalu naïf mengatakan di daerah kita tidak ada penyakit ini karena sangat rentan setiap orang kena HIV/AIDS. Pasalnya, setiap orang tidak akan mengetahui dia telah terkena gejala-gejala virus tersebut. Oleh karena itu harus dilakukan pencegahan sedini mungkin, melalui pembekalan pengetahuan mengenai virus tersebut dan bahayanya penyakit itu bila tertular,” ujar Kepala Unit Pelayanan Kesehatan Perhubungan, Kemenhub, Thamrin Abudi kepada wartawan usai acara.

Dikatakan Thamrin, sosialisasi ini merupakan program Biro Kepegawaian Sekjen Perhubungan Kemenhub untuk pencegahan menularnya HIV/AIDS di lingkungan Kemenhub. Sasaran utamanya adalah para PNS dan stakeholder termasuk taruna dan taruni, baik laut, darat dan udara serta kereta api.

loading...
Berdasarkan data-data laporan perkembangan HIV/AIDS dari Kemenkes sampai akhir Desember 2016, jumlah penduduk terkena HIV berjumlah 232.323 dan AIDS 86.780.

“Mengingat sangat signifikannya angka kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Indonesia serta pintu masuk virus tersebut berada di lingkungan kerja perhubungan seperti bandara, pelabuhan dan lainnya, maka sosialisasi ini menjadi program prioritas sebagai langkah pencegahan tertularnya virus tersebut,” tukas Thamrin.    

Kepala Distrik Navigasi Sabang, Capt. Hidayat M. Mar melalui Koordinator Perwakilan Ditjenla Provinsi Aceh, M Jamil ketika ditemui mengatakan, sosialisasi ini merupakan program tambahan dari Kemenhub untuk mengatasi masuknya virus HIV melalui pelabuhan, bandara, terminal dan stasiun yang menjadi pusat kegiatan jasa perhubungan

Hal itu dilaksanakan karena meningkat dan tingginya angka masyarakat yang terkena virus HIV di Indonesia hingga mencapai 232.323 orang dan tekena penyakit AIDS telah mencapai 86.780 orang.

Dari jumlah statistik terkontaminasi tersebut, terdapat di 12 provinsi, yaitu Jakarta, Papua, Papua Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Riau dan Yogyakarta.

“Seperti terjadi di Kota Medan berdasarkan laporan dari Dinkes Kota Medan yang tertular HIV/AIDS mencapai 422 orang dan meninggal dunia sebanyak 68 orang, laki-laki 299 orang dan wanita 123 orang,” pungkas M Jamil.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Sabang, Aceh Besar, Aceh, Umum
wwwwww