Pesta Gay di Kelapa Gading, DPR: Sangat Bertentangan dengan Agama dan Melabrak Pancasila

Pesta Gay di Kelapa Gading, DPR: Sangat Bertentangan dengan Agama dan Melabrak Pancasila
Istimewa.
Senin, 22 Mei 2017 13:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Utara membongkar praktik pesta seks gay, yang dibungkus dengan kegiatan The Wild One di kawasan Kelapa Gading, Minggu (21/5) malam. Ratusan pria dijaring.

Politikus Partai Hati Nurani Rakyat Mukhtar Tompo mengatakan, perilaku seperti ini sudah bertentangan dengan agama, moral, adat, budaya maupun hukum yang berlaku di Indonesia.

"Perilaku mereka, selain tidak dibenarkan dalam agama, secara moral juga bertentangan dengan adat dan budaya. Hukum juga tidak membenarkan," kata Tompo kepada wartawan, Senin (22/5/2017).

loading...
Menurutnya, perilaku ini melanggar nilai-nilai yang sudah diatur di dalam Pancasila, yang menjadi ideologi negara. "Ini melabrak nilai suci Pancasila. Mestinya mereka juga tertib sosial dan beradab," ungkap Tompo.

Karenanya Tompo mengatakan, sanksi tegas harus diberikan supaya tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini. Menurut dia, sanksi itu juga harus tegas supaya memberikan efek jera. "Jika tidak diberikan sanksi, maka akan menambah beban pemerintah," kata Tompo.

Sementara itu, Anggota DPR RI Maman Imanul Haq, saat dimintai tanggapan soal penggerebekan tersebut, mengapresiasi pihak penegak hukum. "Langkah Kepolisian kita apresiasi. Ini adalah perbuatan yang sudah terang-terangan dan melanggar hukum. Meskipun ada beberapa lembaga hukum dan LSM yang membela mereka, ini tidak bisa ditolerir," ujarnya saat dihubungi GoNews.co.

Menurutnya, perbuatan menyimpang yang dilakukan secara massal ini, jelas-jelas sudah bertentangan dengan norma apapun. "Jelas, menentang norma-norma baik agama, adat-istiadat serta melanggar UU Pornografi. Ini harus ditindak tegas," pungkasnya. ***
Kategori:GoNews Group
wwwwww