Meski Alot, Akhirnya 7 Buruh di Aceh Tamiang Terima Pesangon Rp 15 Juta

Meski Alot, Akhirnya 7 Buruh di Aceh Tamiang Terima Pesangon Rp 15 Juta
Mediasi antara PT PD Pati dengan eks pekerja di Disnakertrans Aceh Tamiang, Senin (22/5/2017). [Suparmin]
Senin, 22 Mei 2017 20:14 WIB
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG - Tujuh eks karyawan PT PD Pati Kebun Pantai Kiara, yang sebelumnya di-PHK tanpa pesangon, akhirnya bakal menerima pesangon masing-masing Rp15 juta, setelah melakukan perjalanan panjang yang alot selama beberapa bulan.

Berbagai proses mediasi melalui bipartit, tripartit hingga ke aksi unjuk rasa telah ditempuh oleh tujuh eks buruh itu. Bahkan hal itu dilakukan sampai melibatkan pemerintah setempat dan DPRK Aceh Tamiang dengan proses yang sangat melelahkan.
 
Baca juga: Kadisnakertrans Aceh Tamiang akan Sidak PT PD Pati

Memenuhi panggilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Tamiang, Senin (22/5/2017), Manajer HRD, Salomo Panggabean, di dampingi koordinator operasional, Ferik dan staf Manajer Kebun Pantai Kiara, Rambe akhirnya bersedia membayar kewajiban perusahaan, berupa pesangon kepada eks karyawannya tersebut.
 
Meskipun sebelumnya pihak perusahaan terkesan berbelit belit dan berkeberatan atas usulan pembayaran itu.
 

Sebagai mediator, Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Disnakertrans, Supriyanto serta Ketua PC FSPPP-SPSI Kabupaten Aceh Tamiang, Tedi Irawan mendukung atas keputusan yang disetujui pihak pengusaha dan pihak eks karyawan.

"PT PD Pati bersedia membayar pesangon kepada tujuh eks pekerja sebesar Rp 15 juta perorang dengan dua kali bayar," ujar Supriyanto.
 

Pantauan GoAceh, eks pekerja PT PD Pati menyetujui pembayaran Rp 15 juta pesangon perorang yang akan dibayarkan dua kali pelunasan, yakni pada 6 Juni Rp 10 juta dan Rp 5 juta pada 20 Juni 2017.
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Aceh Tamiang, Umum
wwwwww