Diduga Terlibat Penggelapan Sepmor, Pemuda asal Aceh Besar Ini Ditangkap Polisi

Diduga Terlibat Penggelapan Sepmor, Pemuda asal Aceh Besar Ini Ditangkap Polisi
‎Kapolsek Lueng Bata, AKP Edi Saputra, memperlihatkan pemuda dan barang bukti yang diamankan, Senin (22/5/2017). [Hafiz Erzansyah]
Senin, 22 Mei 2017 22:51 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Seorang pemuda sal Gampong Lampaseh Krueng, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Zl (20), ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus penggelapan sepeda motor. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi BL 5333 WF.
Hal itu dikatakan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalu Kapolsek Lueng Bata, AKP Edi Saputra kepada GoAceh, Senin (22/5/2017). Disebutkan, barang bukti yang diamnkan berupa sepeda motor berwarna putih dengan nomor rangka MH1JFM225FK176073 dan nomor mesin ‎JF52E2157180.‎

"Sek‎itar pukul 16.00 WIB tadi, seorang laki-laki bernama Erdi (30), warga Gampong Tuwi Empeuk, Kecamatan Pangan, Aceh Jaya ke Mapolsek untuk melaporkan bahwa dirinya melihat sepeda motornya yang hilang beberapa bulan lalu," kata Kapolsek saat ditemui di Mapolsek Lueng Bata, Banda Aceh.

Ia menjelaskan, korban melihat sepeda motor miliknya di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampong Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. ‎Selanjutnya korban bersama sanak saudaranya yang kebetulan tinggal di wilayah Kecamatan Lueng Bata, melaporkan perihal tersebut untuk meminta bantuan agar dapat ditangani. 

"Meskipun itu di wilayah Ingin Jaya, kita yang menerima laporan tersebut hanya ingin membantu masyarakat. Kita sebagai pihak kepolisian tetap melayani masyarakat dalam bentuk apapun," katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, tim opsnal Polsek Lueng Bata yang dipimpin Kanit Reskrimnya langsung menuju lokasi. Setiba di lokasi, pihaknya langsung mengamankan pemuda tersebut beserta sepeda motor yang digunakannya.

"Berdasarkan keterangan korban, sepeda motor miliknya tersebut digelapkan oleh MN alias Bloh, sekitar tiga bulan lalu dan telah dilaporkan ke Polresta Banda Aceh. Saat ini, tersangka dan barang bukti sudah kita serahkan ke Sat Reskrim Polresta Banda Aceh untuk pengusutan dan diproses lebih lanjut," kata AKP Edi Saputra.
Editor:Zuamar
Kategori:Peristiwa, Aceh, Aceh Besar, Banda Aceh
wwwwww