Soal Pencalonannya sebagai Sekjen PSSI, M Zein Burhan: Saya Ingin Tau dan Belajar dengan Pengurus yang Sekarang

Soal Pencalonannya sebagai Sekjen PSSI, M Zein Burhan: Saya Ingin Tau dan Belajar dengan Pengurus yang Sekarang
M Zein Burhan, saat hadir dalam pembukaan Menpora Cup 2013 di Bandung. (dok. Muslikhin/GoNews.co)
Minggu, 21 Mei 2017 17:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sebanyak 30 kandidat posisi Sekjen PSSI dipanggil untuk menjalani psikotes di Kantor Sekretariat PSSI Generali Tower lantai 17 Gran Rubina Business Park Jakarta, Senin (22/5/2017) besok.

Dalam release PSSI yang diterima GoNews.co, Sabtu (20/5/2017), disebutkan materi psikotes akan diberikan oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat. Para kandidat yang lolos tes ini akan diumumkan keesokan harinya yaitu Selasa (23/5/2017).

Nama-nama yang lolos tes psikologi akan kembali dipanggil untuk menjalani tes kesehatan keesokan harinya, Selasa (23/05/2017). Seluruh kandidat yang sudah menjalani tes kesehatan akan mengikuti tes kompetensi dengan dua uji materi, Rabu (24/5/2017).

Dari deretan nama calon kandidat sekjen PSSI, ada tokoh sepakbola nasional yang sudah berkiprah sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, yakni Muhammad Zein Burhan.

Ads
Dirinya juga pernah berkecimpung di kepengurusan PSSI pada era Nurdin Halid. Ditanya soal alasan dirinya ikut bertarung menjadi Sekjen PSSI pada era kepemimpinan Eddy Rachmayadi, ia mengaku ingin belajar.

"Bukan bertarung, tapi saya penasaran, ingin tau dan belajar dengan pengurus PSSI yang baru. Karena bagi saya ini menarik, sejak saya kenal dengan organisasi sepakbola, Sekjen biasanya dipilih atau harus orang dekat dengan Ketua Umum, atau ada roh kebersamaan," ujarnya kepada GoNews.co.

"Untuk itu sekali lagi saya ingin mengetahui bagaimana cara pengurus yang baru, dalam mencari Sekjen. Karena baru periode ini ada pencarian Sekjen dari "pasar", " tukasnya.

Hal serupa juga diungkapkan kandidat lainnya, yakni Ainul Ridha. Pengamat sekaligus pelaku sepakbola asal Minangkabau ini, juga mengaku ikut dalam seleksi berharap bisa turut serta mewarnai sejarah persepakbolaan di Indonesia.

"Mohon doanya saja, karena ini sejarah baru di persepakbolaan kita," ujar Ainul Ridha. ***
wwwwww