Home > Berita > Umum
Selama Ramadan

Di Banda Aceh Operasi Pasar Digelar di Gampong-gampong

Di Banda Aceh Operasi Pasar Digelar di Gampong-gampong
Rapat Satuan Tugas Penanggulangan Gejolak Harga Kebutuhan Pokok dan Ketersediaan Pangan di Mapolresta Banda Aceh, Sabtu (20/5/2017) malam. [Ist]
Minggu, 21 Mei 2017 08:10 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Polresta Banda Aceh bersama instansi terkait mengelar Rapat Satuan Tugas Penanggulangan Gejolak Harga Kebutuhan Pokok dan Ketersediaan Pangan di Mapolresta Banda Aceh, Sabtu (20/5/2017) malam.

Acara yang diiniasi Polresta Banda Aceh tersebut, dibuka langsung Kapolresta Banda Aceh, Kombes T Saladin dan dihadiri Asisten Setda Kota Banda Aceh, Bulog, BBPOM, pihak Pertamina, SKPD dan pengusaha.

Kapolresta mengatakan, rapat ini dilakukan untuk mencegah kenaikan harga sembako terutama sembilan bahan pokok jelang Ramadan 2017. "Yang menjadi kekhawatiran kita waktu meugang, dimana harga daging mengalami kenaikan," ujarnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Kapolresta juga membahas pembentukan Satgas Pangan untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang bulan suci Ramadan. "Atas arahan Kapolri dan Kapolda Aceh agar dibentuk Tim Satgas Pangan untuk antisipasi lonjakan harga," katanya.

Ads
Dirinya juga menyebutkan, dari hasil pertemuan tersebut, pihaknya sepakat akan menggelar operasi pasar. Operasi pasar ini akan dilakukan di gampong-gampong di tiap-tiap kecamatan di kota Banda Aceh.‎ "Kali ini operasi pasar tidak dilakukan di pasar, tapi kita langsung gelar di gampong sehingga manfaatnya lebih menyentuh ke warga gampong," jelasnya.

Operasi pasar tersebut, sambungnya, melibatkan pihak Bulog, Dinas Perdagangan Banda Aceh, Dinas Pangan, Pertamina dan sejumlah pengusaha. "Tadi semua sepakat akan mengelar pasar murah, ini untuk membantu masyarakat ekonomi bawah," katanya lagi.

Sementara, Junior Sales Executive Elpiji Rayon Banda Aceh, Yogi Idra Prastya menyebutkan, pihak pertamina juga akan melakukan operasi pasar. Operasi pasar tersebut dilakukan di dua titik setiap kecamatan. "Menghadapi puasa nanti, pertamina menyiapkan 560 tabung ukuran tiga kilogram pada operasi pasar, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan elpiji," tuturnya. 

Yogi juga menyebutkan, saat ini stok elpiji terbilang aman dan mencukupi hingga lebaran Idul Fitri nantinya. "Stok Elpiji aman, bahkan Pertamina akan melakukan penambahan elpiji sampai 5 hingga 10 persen dari distribusi normal 268 metrik ton per hari," ungkap Yogi.

Untuk mencegah tingginya harga elpiji melon tersebut di tingkat pengecer, pihak pangkalan akan membatasi penjualan maksimal dua tabung untuk setiap konsumen. "Konsumen diharapkan bisa membeli langsung di pangkalan yang sesuai dengan harga enceran tertinggi (HET) Rp16 ribu untuk ukuran tabung 3 kilogram," tambahnya.

Editor:TAM
Kategori:Umum, Banda Aceh
wwwwww