Home > Berita > Umum

Terendam Banjir, Padi Milik Warga Matangkuli Terancam Mati

Terendam Banjir, Padi Milik Warga Matangkuli Terancam Mati
Seorang petani memperlihatkan padi yang terendm banjir di Gampong Tumpok Barat, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (20/5/2017). [Sarina]
Sabtu, 20 Mei 2017 20:43 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSUKON – Seluas 30 hektare padi milik warga Gampong Tumpok Barat, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir. Padi yang baru ditanam selama satu minggu tersebut terancam mati.

Salah seorang petani, M Amin Yasir kepada GoAceh mengatakan, padi tersebut terendam banjir setelah hujan deras melanda Kecamatan Matangkuli dan menyebabkan air sungai meluap, Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 3 pagi. Selain puluhan hektare sawah, sebagian rumah warga di gampong tersebut juga ikut terendam banjir.

“Bila airnya tidak segera  surut, maka padi yang baru berusia satu minggu ini akan terancam mati, karena batang padi tersebut akan membusuk,” katanya.

loading...
Ia menambahkan, sejauh ini, luapan air sungai tersebut terjadi karena pembangunan waduk Krueng Keureuto yang belum selesai, sehingga ketika hujan deras berdampak ke pemukiman warga di Kecamatan Matangkuli.

Ads
“Kami berharap Pemkab Aceh Utara, segera menyelesaikan pembangunan waduk tersebut. Sehingga ketika hujan deras kecamatan kami tidak banjir lagi. Dan kami juga berharap pemerintah melihat padi petani yang terendam banjir,” pungkasnya

Editor:TAM
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww