Home > Berita > Umum

Nurkisah, Korban Kebakaran yang Kini Menumpang Tinggal di Rumah Anaknya

Nurkisah, Korban Kebakaran yang Kini Menumpang Tinggal di Rumah Anaknya
Nurkisah (kanan) bersama warga setempat di rumahnya, Gampong Simpang Lhei, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (20/5/2017). [Jamaluddin Idris]
Sabtu, 20 Mei 2017 17:45 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Nurkisah (85), korban kebakaran asal Gampong Tanjoeng Dalam, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara ini terpaksa menumpang tinggal di rumah anaknya di Gampong Simpang Lhei, kecamatan setempat. Rumah perempuan lansia ini terbakar pada tahun 2010 lalu.Saat ditemui GoAceh, Sabtu (20/5/2017), Nurkisah mengaku tinggal di rumah anaknya, Nurhasanah (55) sejak tahun 2010 lalu pascarumahnya dilalap sijago merah.

"Rumah saya terbakar pada 2010 lalu, hingga kini belum ada bantuan apa-apa. Ada anak saya yang berusaha mencari peluang agar saya diberikan bantuan, tapi hingga kini belum ada apa-apa," kata Nurkisah.

loading...
Didampingi beberapa warga lainnya, Nurkisah menceritakan rumahnya di Gampong Tanjoeng Dalam terbakar konsleting arus listrik. Kala itu, bentuk rumah berderetan dengan rumah-rumah dan kios warga lainnnya.

Ads
"Setelah saya kehilangan rumah, saya tidak tahu kemana. Maka saya menumpang tinggal di rumah anak saya (Nurhasanah)," tambahnya.

Yanti (35), salah seorang warga yang berkunjung ke kediaman Nurkisah mengatakan, kondisi perempuan lansia itu sudah tidak berdaya lagi. Jangankan untuk mencari rezeki, kata Yanti, untuk bergerak saja sulit.

"Tidak mampu bergerak lagi, untuk ambil wudhuk saja susah. Di sini ada anaknya yang bantu-bantu. Sesekali datang kami ke sini jenguk, bawa kue-kue ya begitulah," kata Yanti.

Razali (49), anak kandung Nurkisah, kepada GoAceh mengaku sudah beberapa mengusulkan permohonan bantuan rumah. Baik ke pemerintah, maupun DPRK kabupaten setempat.

"Sudah beberapa kali saya usahakan mengusulkan permohonan, namun hingga belum ada respon. Jumlah korban kebakaran waktu itu ada 13 rumah, karena rumah berderetan. Salah satunya rumah ibu saya," kata Razali.

Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww