Home > Berita > Umum

Napi Rutan Lhoksukon Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

Napi Rutan Lhoksukon Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Ilustrasi.
Sabtu, 20 Mei 2017 18:30 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Ratusan warga binaan di Rutan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara menggelar unjuk rasa di dalam kamar jeruji besi. Mereka berteriak sambil memegang jeruji besi itu, Sabtu (20/5/2017). Namun unjuk itu berhasil dipadamkan.

Untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, para personel Polres Aceh Utara juga dikerahkan ke lokasi Rutan itu untuk berjaga-jaga. Keributan terjadi setelah pihak Rutan menyerahkan dua narapidana ke Polres Aceh Utara karena memiliki sabu.

"Sekitar pukul 16.00 WIB usai penyerahan napi yang memiliki sabu itu, saya pulang ke rumah. Tak lama berselang saya dapat kabar dari sipir, bahwa napi di dalam Rutan melakukan unjuk rasa. Mereka membuat keributan dengan menggoyang jeruji besi," kata Kepala Rutan Lhoksukon, Effendi.

loading...
Effendi mengatakan, dirinya kemudian mencoba menenangkan narapidana yang berunjuk rasa itu. Salah satu perwakilan napi mengutarakan, mereka menuntut apabila ada napi atau tahanan yang kedapatan memiliki narkotika, maka jangan diproses atau dibawa ke Polres. Mereka meminta persoalan seperti itu dapat diselesaikan di internal Rutan saja. Kedua, napi juga meminta perpanjangan waktu untuk berada di luar kamar.

Ads
"Untuk tuntutan kedua, saya penuhi. Selama ini mereka diberi waktu di luar kamar mulai pukul 12.00 hingga pukul 14.00 WIB, namun sekarang saya perpanjang satu jam, yakni pukul 11.00 hingga pukul 14.00 WIB. Hal itu pun disetujui atau diterima oleh para warga binaan. Untuk tahanan pertama tidak kita penuhi," ucap Effendi.
wwwwww