Home > Berita > Umum

Imbas Banjir, Ratusan Hektare Sawah Petani di Aceh Utara Terendam

Imbas Banjir, Ratusan Hektare Sawah Petani di Aceh Utara Terendam
Kondisi tanaman padi setelah terendam air di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (20/5/2017). [Jamaluddin Idris].
Sabtu, 20 Mei 2017 15:23 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Hujan deras dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sebagian wilayah di Kabupaten Aceh Utara tergenang air. Seperti di Kecamatan Baktiya, ratusan hektare lahan sawah milik petani ikut terendam.

Di kecamatan itu, sejak Jumat (19/5/2017) kemarin, banjir merendam lebih kurang 200 hektare sawah petani. Seperti di Kemukiman Alue Ie Puteh dan Kemukiman Matang Linga.

"Ada lebih kurang 200 hektare yang terendam air. Di Kemukiman Alue Ie Puteh dan Matang Linga, tanaman padi yang baru saja ditanam terendam," kata Mantri Tani Baktiya, Munir kepada GoAceh, Sabtu (20/5/2017).

loading...
Munir mengatakan, banjir terjadi akibat saluran pembuang air di mulai dari Gampong Alue Anoe Barat sampai Matang Kumbang tidak dapat menampung air karena pintu irigasi kecil.

"Jika hujan berhenti hari ini, kemungkinan tanaman padi yang terendam itu tidak terlalu busuk. Tapi jika terendam berhari-hari, padi akan mengalam Puso (busuk)," ujar Munir.

Pada Jumat kemarin, Munir turun langsung ke sejumlah titik lahan sawah yang terendam banjir itu. Sebagiannya yang terlalu para sudah didokumentasikan dan dikirim ke Dinas Pertanian kabupaten.

Hal yang serupa juga terjadi di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Beberapa hektare lahan sawah milik petani di kawasan itu juga terendam. Akibatnya, petani terpaksa harus menanam ulang tanaman padi setelah air surut.

"Kalau lebih dari satu hari terendam, tanaman padi itu akan busuk. Yang lebih parah lagi, saat terendam, batang dan daun padi dimakan keong. Mau tidak mau, kita harus menanam ulang," kata Husaini, salah seorang petani di Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Kategori:Umum, Aceh Utara
wwwwww