Massa GKF MPU Subulussalam Demo Tolak Pembangunan Patung

Massa GKF MPU Subulussalam Demo Tolak Pembangunan Patung
Syarbaini saat menyampaikan orasi penolakan pembangunan patung di Kota Subulussalam, Jumat. [Khairul]
Jum'at, 19 Mei 2017 15:32 WIB
Penulis: Khairul

SUBULUSSALAM – Massa Gerakan Kawal Fatwa Majelis Ulama Aceh (GKF MPU) Kota Subulussalam menggelar aksi penolakan pembangunan patung dampeng program Pemko setempat di halaman Masjid Assilmi, Kecamatan Simpang Kiri, Jumat (19/5/2017).

Tergabung di sana Nahdlatul Ulama (NU), Front Pembela Islam (FPI), Ikatan Alumni Pesantren Darul Muta'alimin Tanah Merah (IKA PDM), Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Lembaga Pemantau Kebijakan untuk Publik (LP KaPuR), Gerakan masyarakat Pembebasan (Gempa).
 
Selanjutnya, Lumbung Informasi Rakyat (Lira), Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab), Pos Perjuangan Rakyat (Pospera), Pemantau Korupsi dan Penyelamat Harta Negara (Perlahan), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah), dan Gerakan Anak Subulussalam (GAS) Kota Subulussalam.

Koordinator aksi, Edi Sahputra didampingi sejumlah pimpinan LSM, seperti Hasby BM, Jaminuddin B, Syarbaini dan lainnya dalam orasinya mendesak Pemko Subulussalam untuk segera meruntuhkan patung di depan Kantor Camat Rundeng, patung di perbatasan Lae Ikan dan membatalkan pembangunan tugu patung tari yang tidak sesuai dengan Syariat Islam.
 
Mereka juga mendesak MPU Aceh untuk segera turun tangan menyikapi pembangunan patung di Kota Subulussalam dan mendesak Pemko Subulussalam untuk menegakkan Syariat Islam secara sungguh-sungguh. Kemudian, memberantas segala bentuk maksiat, perjudian, warung tuak dan narkoba yang telah merajalela di daerah ini.
 
 
Ditegaskan Syarbaini, soal patung sudah jelas dalam Fatwa MPU Aceh Nomor 12 Tahun 2013 tentang seni budaya dan hiburan lainnya dalam pandangan Syariat Islam, tidak ada celah untuk membangun patung di Aceh.
 
Diakui, aksi murni penegakan Syariat Islam, tidak ada satu pihak pun yang menopang. "Pemerintah dan DPR Kota Subulussalam jangan diam, aksi ini murni untuk penegakan Syariat Islam," tegas Syarbaini.
 
Aksi pun mengancam akan turun kembali jika Pemko Subulussalam mengabaikan tuntutan mereka atau tidak menanggapi serius tentang surat MPU Kota Subulussalam. 
 
 
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Subulussalam, Umum
wwwwww