Pengedar Sabu asal Bireuen Dihukum 18 Tahun di Palembang

Pengedar Sabu asal Bireuen Dihukum 18 Tahun di Palembang
Suasana sidang vonis hakim untuk terdakwa Narkoba jenis sabu dan ekstasi, Terdakwa divonis 18 tahun penjara.
Kamis, 18 Mei 2017 11:28 WIB

PALEMBANG - Mantan narapidana kasus narkotika, M Daud kembali divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (17/5/2017). Pria asal Bireuen, Aceh itu didakwa atas kepemilikan sabu dan ektasi di Sukajadi Banyuasin.

Kali ini terdakwa M Daud diganjar majelis hakim dengan pidana penjara 18 tahun. Ini lantaran terkait kasus kepemilkan sabu 936,20 gram dan 2.500 pil ekstasi.

"Perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 tentang narkotika terlebih terdakwa merupakan residivis dalam kasus yang sama. Untuk itu, menjatuhkan pidana penjara selama 18 tahun untuk terdakwa M Daud," ungkap ketua majelis hakim, Saiman SH MH.

loading...
Mendapat putusan dari hakim ketua, membuat terdakwa Daud pun lemas dan tak berdaya mendengar putusan ketua hakim, ia hanya bisa menerima dan pasrah.

Ads
Baca: Polisi Sumsel Gagalkan Peredaran Sabu Aceh Senilai Rp1,5 Miliar

Diketahui, putusan majelis hakim sedikit lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penutut Umu (JPU) Rini Purnawati dengan pidana penjara selama 20 tahun.Terungkap dalam persidangan penangkapan terdakwa bermula dari petugas Direktorat Narkoba Polda Sumsel melakukan penangkapan di kawasan Sukajadi Banyuasin.

Lalu, saat memeriksa rumah milik Taupik petugas menemukan empat bungkus narkoba jenis sabu dan inek dengan berat 10 paket besar narkoba jenis sabu, seberat 936,20 gram.

Selain itu, petugas juga menemukan pil Ekstasi berwana hijau, berlogo GT, sebanyak 2500 butir, yang saat itu disimpan terdakwa didalam rangka piring didapur rumah Tupik teman terdakwa.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:palembang.tribunnews.com
Kategori:Bireuen, Umum
wwwwww