Warga Muara Batu Berunjuk Rasa ke Pengadilan Lhoksukon

Warga Muara Batu Berunjuk Rasa ke Pengadilan Lhoksukon
Warga asal Gampong Paloh Awe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara saat berunjuk rasa di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Rabu (17/5/2017). [Jamaluddin Idris]
Rabu, 17 Mei 2017 16:40 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Puluhan warga dari Gampong Paloh Awe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara berunjuk rasa di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Rabu (17/5/2017).

Informasi dihimpun GoAceh, kedatangan warga dari desa ini sekitar pukul 13.30 WIB siang tadi dalam rangka mendengar hasil sidang kasus perusakan lahan sawah di Gampong Paloh Awe.

Mereka yang datang juga turut membawa spanduk bertuliskan 'Hukum pelaku kejahatan mengaku wilayah persawahan Desa Bungkah yang terletak di Desa Paloh Awe yang meresahkan kami'.

loading...
"Kami datang ke sini untuk meminta Pengadilan menghukum dua orang yang sudah ditangani pengadilan seberat-beratnya. Kedua orang itu telah merusak lahan sawah di desa kami," kata koordinator aksi Hamzah Adam.

Hamzah mengatakan, lahan sawah tersebut berada di Gampong Paloh Awe. Namun sejauh ini lahan itu diklaim masuk ke wilayah Gampong Bungkah.

Keuchik Gampong Paloh Awe, Saifuddin, saat ditemui di lokasi aksi unjuk rasa, juga menyebut, lahan seluas tiga hektare itu berada di desanya.

"Lahan itu memang pemiliknya warga Bungkah dan sudah bersertifikat. Tetapi kenapa lahan itu diklaim berada di Bungkah. Lahan itu berada di desa kami (Paloh Awe)," ucap Saifuddin.

Dikatakan, lahan itu bermasalah sengketa sudah sejak 20 tahun yang lalu. Namun kini sudah dibawa ke ranah hukum, bahkan dua orang yang diduga telah merusak lahan itu juda sudah ditangani pengadilan.

Keterangan diperoleh GoAceh, dua orang yang sudah ditangani pengadilan itu yakni masing-masing AS, selaku Keujruen Gampong Bungkah dan satu lainnya RS. Namun sidang tadi ditunda oleh pengadilan.
Kategori:Hukrim, Aceh Utara
wwwwww