Warga Geger, Nenek dan Dua Cucunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Warga Geger, Nenek dan Dua Cucunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Suasana TKP dugaan pembunuhan di Gampong Meudang Ara Blangpidie, Rabu (17/5/2017). [T Musnizar]
Rabu, 17 Mei 2017 16:48 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE –  Wirnalis (62) beserta 2 cucunya, Fakhrurrazi (12) dan Habibi Askhar Balihar (8) ditemukan tewas mengenaskan di rumah mereka di Gampong Meudang Ara Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (17/5/2017) siang. Ketiganya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan diduga sebagai korban pembunuhan.

Dari informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban tersebut merupakan ibu mertua dan dua anak dari Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Abdya, Mulyadi.

Mulyadi saat dijumpai di lokasi oleh sejumlah awak media, memperkirakan kejadian yang diduga pembunuhan itu terjadi pada Selasa (16/5/2017) malam.

loading...
Soalnya, pada pagi harinya, Warnalis sempat pergi ke rumah saudaranya yang tak jauh dari rumah korban.

Baca: Pelaku Pembunuhan Menyerahkan Diri ke Mapolres Agara

Disebutkan Mulyadi, dirinyamengetahui anak-anak dan mertuanya tewas bersimbah darah, saat dirinya bersama istrinya datang ke rumah tersebut sekira pukul 13.50 WIB.

"Saat datang ke rumah, saya melihat ada bercak darah, setelah itu kami bersama keluarga lainnya mendobrak pintu dan mendapati anak dan mertua saya bersimbah darah," sebutnya.

Pantauan GoAceh di lokasi, pihak kepolisian yang langsung dipimpin Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan bersama Wakapolres Abdya, Kapolsek Blangpidie, Iptu Karnofi, personel Satreskrim melakukan olah TKP sebelum jasad korban dibawa ke rumah sakit.

Kabar ditemukannya satu keluarga tewas dalam kejadian yang belum diketahui motifnya itu, langsung menggegerkan masyarakat setempat.

Terlihat, di depan rumah korban, ratusan masyarakat memadati halaman rumah tempat kejadian perkara.

Baca: Ini Motif Pembunuhan di Langsa

Editor:Yudi
Kategori:Peristiwa, Aceh Barat Daya
wwwwww