Home > Berita > Umum

Lampu Digasak Maling, Jalan Gunung Alur Naga Gelap Gulita

Lampu Digasak Maling, Jalan Gunung Alur Naga Gelap Gulita
Ilustrasi
Rabu, 17 Mei 2017 13:06 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Masyarakat yang melintas di ruas jalan lintasan nasional Tapaktuan-Medan, tepatnya di Gunung Alur Naga sampai Alur Kering, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan mengeluhkan kondisi badan jalan yang gelap gulita saat malam hari.

Padahal sebelumnya, badan jalan berkonstruksi contilever yang baru selesai dibangun di sepanjang pinggir gunung Tapaktuan menggunakan sumber dana APBN tersebut, dalam kondisi terang dan terlihat cukup indah pada malam hari karena diterangi lampu tenaga surya di sepanjang jalan dimaksud.

Baca: Menunggak Rp15,6 M, Lampu Jalan di Aceh Timur Diputuskan Lagi

loading...
Salah seorang warga Tapaktuan, Mayfendri mengatakan, berdasarkan informasi dan pengamatan langsung pihaknya di lapangan, penyebab lampu tersebut tidak hidup lagi karena baterai lampu jalan tersebut di curi oleh orang tidak dikenal.

"Diduga kuat memang telah dicuri karena trafo lampu terlihat banyak yang sudah terbuka dan hilang," kata Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (17/5/2017).

Karena itu, Ia meminta kepada pihak Kementerian PUPR melalui instansi terkait yang mengurusi jalan lintasan nasional segera mengganti baterai lampu jalan yang sudah hilang itu dengan yang baru.

"Persoalan ini harus segera ditangani oleh pihak terkait, karena dengan kondisi badan jalan gelap gulita pada malam hari sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat pengguna jalan. Apalagi jalan tersebut merupakan jalan lintas nasional," pintanya. 

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 12 Balai Kementerian PUPR Provinsi Aceh, Boy yang dikonfirmasi wartawan membenarkan, sebanyak belasan baterai lampu jalan bertenaga surya di sepanjang jalan gunung Tapaktuan sudah dicuri.

"Baterai yang terletak dalam trafo tersebut ada yang dibuka lalu diambil baterai dan ada juga yang langsung diambil bersama trafonya," ungkap Boy.

Baca: Cegah Kriminalitas, Warga Subulussalam Timur Minta Lampu Jalan

Anehnya lagi, warga sekitar yang diminta bantuannya untuk memonitor aksi pencurian baterai lampu itu setiap malam hari justru belum berhasil menemukan para pelakunya. 

Pihaknya, lanjut Boy, memprediksi aksi pencurian itu khusus dilancarkan oleh para pelaku di saat subuh dini hari sekitar pukul 03.00 WIB ke bawah.

"Menurut perkiraan kami, aksi pencurian lampu oleh pelaku bukan dengan cara memanjat tiang karena selain tiangnya berukuran kecil juga menjulang tingi. Kemungkinan besar pengambilan baterai lampu dilakukan dengan cara memarkirkan mobil truk pengangkut barang berukuran besar dipinggir jalan dengan modus pura-pura rusak sehingga memudahkan pelaku melancarkan aksinya," beber Boy seraya mengatakan terkait persoalan itu telah dilaporkan kepada pejabat terkait di Balai Kementerian PUPR Provinsi Aceh guna diambil tindakan lebih lanjut.

Baca: Warga Hajar Pencuri Baterai Lampu Jalan, Motor Pelaku Dibakar

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh Selatan
wwwwww