Kerawanan Tinggi, Setiap TPS Dikerahkan 1 Peleton TNI/Polri

Kerawanan Tinggi, Setiap TPS Dikerahkan 1 Peleton TNI/Polri
Karo Ops Polda Aceh, Kombes Guntur W (kiri) dan Kombes Surbakti (kanan), Rabu (17/5/2017). [Ari Gayo]
Rabu, 17 Mei 2017 14:40 WIB
Penulis: Ari Gayo

BLANGKEJEREN – Pemungutan Suara Ulang (PSU) calon bupati dan wakil bupati Gayo Lues (Galus) di lima TPS memiliki tingkat kerawanan tinggi. Untuk itu, pihak Polda Aceh mendesain pola pengamanan dengan menurunkan 10 personel Brimob, 10 personel Polres Galus, 5 anggota TNI dan beberapa perwira di tiap TPSnya.

Hal itu dikatakan Karo Ops Polda Aceh, Kombes Guntur W yang didampingi Kombes Surbakti, kepada GoAceh, saat melakukan pemantauan PSU di TPS 3 Gampong Kerukunan Kutepanyang, Rabu (17/5/2017).

Dikatakan, dari pantauan dirinya di lima TPS, masyarakat pemilih menerima putusan PSU ini, bahkan mereka siap hadir ke TPS, untuk menggunakan hak pilihnya.

loading...
Pun demikian, di tiap TPS terpantau beberapa warga pemilih tidak datang untuk memilih.

“Secara keseluruhan masyarakat antusias,” paparnya sembari menjelaskan penyebab ketidakhadiran sebagian pemilih.

Namun, saat ditanyakan apakah ada indikasi kerusuhan, Karo Ops Polda Aceh menegaskan tidak ada. Namun, jika terjadi kerusuhan, pihaknya sudah mengantispasi dengan pasukan cadangan yang saat ini berada di Polres Gayo Lues sebanyak dua peleton serta ditambah personel TNI 1 peleton.

“Jadi hampir 120 personel TNI/Polri disiapkan sebagai pasukan cadangan yang saat ini stanby dan sewaktu-waktu siap digeser ke lokasi keributan,” ucap Guntur sembari mengungkapkan pihaknya akan mengawal hasil PSU ini sampai diberangkatkan ke MK.

Ia berharap, pelaksanaan PSU ini berjalan dengan aman dan lancar, sehingga pemimpin yang terpilih nantinya bisa amanah dan membawa perubahan di tengah-tengah masyarakat.

Baca: KIP Galus: Ketiga Kandidat Tetap Ikut PSU

“Jadi, masyarakat jangan sampai salah memilih pemimpin,” pintanya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia dan KIP Aceh, ikut memantau jalannya PSU tersebut.

“Kami sudah keliling ke seluruh TPS, sebab pada prinsipnya PSU ini dilaksanakan berdasarkan putusan MK,” tutur salah satu Komisioner KPU RI Divisi Humas Datin dan Hubungan Antar Lembaga, Pirian.

Ia juga menilai, pihak KIP Aceh dan Gayo Lues sudah bekerja dengan sungguh-sungguh.

“Tadi malam sekira pukul 02.30 WIB, kami melakukan koordinasi teknis dan semua sudah siap, baik aspek logistik maupun distribusi C6,” katanya.

“Karena persiapan teman-teman kita sudah baik, mudah-mudahan kondisi seperti ini bisa berjalan sampai pukul 14.00 WIB nanti, serta sampai pada proses penghitungan suara,” sambung Pirian.

Saat ditanyakan, apakah masih bisa diajukan ke MK jika kembali terjadi pelanggaran dalam PSU ini, Pirian menuturkan bahwa dirinya belum tau.

Tetapi pihaknya terus berupaya untuk bekerja sebaik mungkin, agar PSU ini tidak ada lagi masalah.

“Saat ini kami dalam posisi bekerja sebaik mungkin dan berupaya tidak ada pelanggaran dan kesalahan yang terjadi. Apalagi saya melihat komitmen teman-teman di Gayo Lues yang didukung langsung oleh KIP Aceh,” ujarnya.

Baca: Jelang PSU, KIP Galus Terus Lakukan Persiapan

Editor:Yudi
Kategori:Politik, Gayo Lues
wwwwww