Ini yang Dibahas Komisi III dan Bappeda Aceh Dalam Rapat Tadi

Ini yang Dibahas Komisi III dan Bappeda Aceh Dalam Rapat Tadi
Rapat koordinasi Komisi III dan Bapeda Aceh di ruang rapat Komisi III DPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/5/2017). [Safdar S]
Rabu, 17 Mei 2017 23:24 WIB
Penulis: Safdar S
BANDA ACEH - Komisi III DPRA menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Aceh, terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), sebagai pedoman dalam penyusunan APBA 2018, di ruang Komisi III DPR Aceh, Rabu (17/5/2017).
 
Ketua Komisi III DPR Aceh, Efendi mengatakan, berdasarkan Permendagri No. 59 Tahun 2007, KUA-PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Prioritas Aceh (RKPA) dari hasil Musrenbang, yang nantinya dilaporkan paling lambat minggu pertama bulan Juni.
 
"Berdasarkan pembahasan Komisi III DPRA dengan Bappeda, pelaporan KUA-PPAS kepada DPRA dijadwalkan pada minggu ke-2 bulan Juni," ujarnya.
 
Saat ini, menurutnya Bappeda masih menyusun program dan data dari masing-masing SKPA dan berharap agar tahun ini Bappeda bisa menyusun anggaran sesuai peruntukannya.
 
"Jangan seolah-olah dana Aceh ini tidak berkat, apapun yang kita gunakan seperti membangun jembatan sebentar hancur, anggaran pendidikan yang sangat besar tapi kualitas pendidikan putra-putri Aceh di bawah standar nasional, banjir di mana-mana, jalan baru dibangun hanyut dibawa air bah, kami berharap syariat Islam bisa ditegakkan di bumi Aceh," harapnya.
 
Kepala Bappeda, Azhari, yang baru saja dilantik memaparkan, bahwa Bappeda sedang menerapkan cara baru dalam penyusunan anggaran Aceh untuk tahun 2018.
 
"Di antaranya adalah membuat daftar monitoring atas realisasi anggaran secara geospasial di tahun-tahun sebelumnya, sehingga perencanaan anggaran di masa mendatang tidak lagi tumpang tindih dan tidak tepat sasaran," katanya.
 
Menurutnya, sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh di tahun 2018-2022 adalah mencapai tahap pendewasaan (mature) dalam hal pengembangan industri pengolahan 9 persen, tingkat pengangguran 6 persen, tingkat kemiskinan 9 persen.
 
Editor:Zuamar
Kategori:Pemerintahan, Aceh, Banda Aceh
wwwwww