Home > Berita > Umum

Box Culvert Pintu Masuk PPI Ujung Serangga Rusak Parah

Box Culvert Pintu Masuk PPI Ujung Serangga Rusak Parah
Box culvert di pintu masuk PPI Ujung Serangga Kecamatan Susoh, Abdya rusak parah, Rabu (17/5/2017). [T Musnizar]
Rabu, 17 Mei 2017 13:39 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Beton bertulang pracetak (Box Culvert) di pintu masuk kompleks Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) rusak parah. Akibatnya, sejumlah warga dan nelayan yang melewati jalan tersebut terganggu.

Amatan GoAceh, Rabu (17/5/2017) akses masuk yang sering digunakan nelayan, pedagang ikan hingga masyarakat  itu semakin parah akibat lubang besar menganga dari box culvert yang dibangun untuk memperlancar saluran air di sekitar PPI.

Baca: Sering Amblas, Lubang Jalan di Singkil Menanti Korban

loading...
Selain itu, beton bertulang pracetak itu juga digunakan untuk mempermudah pengendara serta pejalan kaki melintasi pintu masuk kompleks dimaksud. Namun, kondisinya saat ini semakin memprihatinkan, bahkan terkesan dibiarkan.

Informasi yang dihimpun GoAceh, box culvert tersebut telah lama rusak, pasca banyaknya kendaraan dengan muatan berlebih yang melintas.

Salah seorang nelayan, M Isa mengakui, kondisi tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir, mengakibatkan kendaraan hingga pejalan kaki kesulitan melintasi jalan itu.

“Kerusakan itu dimulai ketika adanya proyek di kompleks PPI dengan menggunakan kenderaan berat,” sebutnya.

Hal senada juga ditegaskan Imran salah seorang pedagang ikan di komplek tersebut.

“Selain adanya lubang menganga, genangan air juga kerap merendam badan jalan. Kondisi itu semakin memperburuk arus lalulintas menuju PPI,” cetusnya.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap kondisi tersebut segera diperbaiki, jika tidak segera ditanggulangi, menurut mereka tentu akan banyak warga dan pengendara yang dirugikan dengan kondisi box culvert yang rusak parah itu.

Sementara itu, Kepala UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya, Ari Gunawan mengakui, telah melakukan koordinasi dengan pihak rekanan.

Baca: Warga di Lawe Sigala-Gala Agara Minta Jalan Diaspal

Ditegaskannya, rusaknya box culvert tersebut akibat banyaknya kendaraan berbadan besar dan alat berat yang melintasi jalan itu saat pengerjaan break water di 2016 lalu.

“Terkait kondisi ini, kita telah melakukan koordinasi dengan rekanan proyek break water pada waktu itu untuk segera melakukan perbaikan,” sebut Ari.

Lanjutnya, hasil koordinasi tersebut, pihak rekanan telah menyanggupi dan bersedia untuk memperbaiki beton itu.

“Namun perbaikan tidak bisa dilakukan saat ini mengingat dalam waktu dekat akan ada lanjutan pengerjaan pembangunan break water di kompleks PPI Ujung Serangga,” jelasnya.

Menurut Ari, bila saat ini diperbaiki maka dikuatirkan nantinya juga akan rusak kembali mengingat dalam pengerjaan lanjutan break water tersebut juga menggunakan kendaraan berbadan besar serta alat berat.

“Untuk sementara ini, kemungkinan pihak rekanan akan memasang pohon kelapa agar box culvert itu kembali bisa dilalui kendaraan proyek. Setelah proyek dimaksud selesai, pihak rekanan yang lama akan membangun kembali box culvert itu,” tuntas Ari.

Baca: Sejak Zaman Jepang, Jalan Rusak ini di Galus Tak Kunjung Dibangun

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh Barat Daya
wwwwww