Home > Berita > Hukum

Begini Pengakuan Dua Terdakwa Kasus Sengketa Lahan di Muara Batu

Begini Pengakuan Dua Terdakwa Kasus Sengketa Lahan di Muara Batu
Warga asal Gampong Paloh Awe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara berunjuk rasa di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Rabu (17/5/2017). [Ist].
Rabu, 17 Mei 2017 16:45 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Kasus sengketa lahan di Gampong Paloh Awe, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara sampai di Pengadilan Negeri Lhoksukon. Bahkan Pengadilan Negeri sudah menetapkan dua warga sebagai terdakwa sebagai perusak lahan dalam kasus tersebut.

Kedua terdakwa itu adalah AS (61), warga Gampong Bungkah, Kecamatan Muara Batu dan RS (40), warga Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan perusakan lahan yang tengah dalam sengketa.

"Kami hanya memindahkan pagar sawah karena sudah dipagari orang lain. Kenapa saya dihukum. Dan yang memindahkan itu bukan hanya saya dan Rusli, tetapi masih banyak orang lain," katanya.

loading...
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga dari Gampong Paloh Awe berunjuk rasa di kantor Pengadilan Negeri Lhoksukon. Mereka menggelar aksi untuk meminta agar dua terdakwa yang telah ditahan agar dihukum seberat-beratnya.
Ads
Kategori:Hukum, Aceh Utara
wwwwww