ASPPI Aceh Selatan Protes tidak Dilibatkan Dalam Sosialisasi Destinasi Wisata

ASPPI Aceh Selatan Protes tidak Dilibatkan Dalam Sosialisasi Destinasi Wisata
Ilustrasi- Suasana di Air Terjun Ie Dingeun, Samadua, Aceh Selatan, Minggu (5/6/2016). [Dok, GoAceh]
Rabu, 17 Mei 2017 23:02 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kabupaten Aceh Selatan menyesalkan kebijakan Dinas Pariwisata setempat yang tidak melibatkan mereka pada acara Asisten Deputi (Asdep) Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata di salah satu hotel di Tapaktuan, Rabu (17/5/2017).
Wakil Ketua ASPPI Aceh Selatan, Herma Ahmadi mengatakan, pihaknya merasa sangat dirugikan atas keputusan pihak Dinas Pariwisata setempat tidak mengundang secara langsung para pelaku pariwisata yang aktif bekerja memajukan dunia pariwisata daerah itu selama ini. 

"Kami sangat menyayangkan keputusan pihak Dinas Pariwisata Aceh Selatan, mengundang para peserta acara sosialisasi justru bukan pelaku pariwisata yang aktif memajukan dunia pariwisata selama ini. Sehingga para peserta yang diundang terkesan tidak tepat sasaran," kata Herma Ahmadi kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (17/5/2017).

Atas dasar itu, pihaknya menduga acara sosialisasi yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata menggunakan sumber anggaran APBN tahun 2017 tersebut bagian dari proyek oknum pejabat tertentu di dinas dimaksud. Karena para peserta yang diundang disinyalir sudah dikondisikan sebelumnya sejak dari awal.

Di samping itu, ASPPI Aceh Selatan juga menyoroti materi acara yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Aceh Selatan bekerja sama dengan pihak Kementerian Pariwisata tersebut, karena mengangkat tema terkait rencana pengembangan pariwisata "homestay".

Soalnya, ASPPI menilai pengembangan pariwisata homestay belum layak direalisasikan di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Selatan yang masyarakatnya sangat kuat menjalankan syariat Islam secara kafah.

"Sangat tidak etis ketika masyarakat Aceh Selatan secara tiba-tiba langsung menginapkan wisatawan lokal atau mancanegara di rumahnya. Jika hal ini terjadi, maka bukan tidak mungkin akan muncul maksiat gaya baru di daerah ini," ujarnya.
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Pemerintahan, Aceh Selatan
wwwwww