Home > Berita > Umum
Renovasi Masjid Baiturrahman

Temukan Kesalahan, Komisi IV DPRA: PT Waskita Telah Ajukan Perpanjangan Adendum

Temukan Kesalahan, Komisi IV DPRA: PT Waskita Telah Ajukan Perpanjangan Adendum
Ketua Komisi IV DPR Aceh Tgk. Anwar dan anggota Komisi IV Hendriyono saat melakukan kunjungan kerja ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh, di Banda Aceh, Selasa (16/5/2017). [Safdar S]
Selasa, 16 Mei 2017 19:47 WIB
Penulis: Safdar S

BANDA ACEH- Komisi IV DPRA melakukan kunjungan kerja ke Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (16/5/2017) siang tadi. Kunjungan ini terkait penggunaan anggaran Otsus Aceh atas pembangunan lanskap, payung hidrolik dan peningkatan kapasitas jemaah di masjid kebanggaan rakyat Aceh yang beberapa waktu lalu diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
 
Dalam kunjungan yang dipimpin langsung Ketua komisi IV Tgk. Anwar tersebut, terdapat beberapa temuan atas pembangunan Masjid Raya Baiturrahman.
 
"Ada beberapa temuan tadi di lokasi, kita juga mempertanyakan kepada pihak rekanan yaitu PT. Waskita Karya, apakah dapat menyelesaikan atau tidak sesuai dengan kontrak yang telah ada," ujar Tgk. Anwar kepada wartawan di sela-sela kunjungan tersebut.
 
Dari informasi yang didapat, lanjutnya, bahwa pihak Waskita Karya telah mengajukan perpanjangan adendum.
 
"Info yang kami terima, rekanan sudah melakukan adendum supaya mereka dapat menyelesaikan finising pembangunan tersebut," lanjutnya.
 
Dikatakan dia, dalam kunjungan tersebut, komisi yang membidangi pembangunan dan tata ruang tersebut mendapat informasi data real di lokasi proyek pembangungan landscape dan nnfrastruktur Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang dikerjakan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.
 
"Dari sumber dana Otsus dengan anggaran pertahunnya adalah, tahun 2015 sebesar Rp 81.000.000.000, tahun 2016 Rp 315.345.210.400 dan tahun 2017 Rp 61.779.329.600," tambahnya.
 
Amatan GoAceh, terdapat salah satu payung elektrik yang ditambal karena bocor, di lantai bawah tempat wudhu terlihat ada kebocoran di plafon gypsum dan adanya pengerjaan mix atau mengaduk semen langsung di atas marmer.
 
Hal ini juga disaksikan langsung anggota Tim Komisi IV DPRA yang melakukan kunker tersebut, di antaranya Ketua Komisi Tgk. Anwar Ramli, Asrizal H. Asnawi, Zulfadhli, Abdurrahman Ahmad, Hendri Yono, Tarmizi dan Tgk. Usman.
 
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Banda Aceh
wwwwww