Kurangnya Pegawai di Jajaran Kemenag Terbentur Moratorium Penerimaan PNS

Kurangnya Pegawai di Jajaran Kemenag Terbentur Moratorium Penerimaan PNS
Ilustrasi.
Selasa, 16 Mei 2017 18:34 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara sangat mencolok. Untuk penambahan tenaga kerja baru pun, Kemenag terkendala dengan Moratorium penerimaan PNS.Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli Idris menanggapi kurangnya tenaga kepegawaian di jajarannya itu. Zulkifli menyebut, jumlah pegawai yang ada di jajaran Kemenag jauh lebih sedikit, bahkan tak sampai 50 persen.

"Sebenarnya kalau kita bandingkan, tenaga pegawai di Kemenag sangat mencolok. Kita butuh 50 persen lagi pegawai, tetapi belum bisa, karena terbentur oleh Moratorium penerimaan PNS," kata Zulkifli Idris kepada GoAceh, Selasa (16/5/2017).

"Kekurangan pegawai di kita (Kemenag) saat ini ya akibat Pemerintahan Indonesia belum mencabut moratorium tidak menerima PNS itu," sambung Zulkifli lagi.

Ads
Zulkifli menyebut, jumlah pegawai di jajaran Kantor Kemenag Aceh Utara saat ini sebanyak 1.300 orang. Sedangkan jumlah tenaga honorer lebih kurang mencapai 2.000 orang. Jumlah tersebut tersebar di berbagai instansi, seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MT), Madrasah Aliyah (MA), Kantor Urusan Agama dan beberapa instansi terkait lainnya.

"Seperti di tingkat MI, MT dan MA, sejauh kita dibantu oleh tenaga pegawai Dinas Pendidikan. Mereka kebetulan juga lagi butuh jam dinas. Jadi, persoalan kekurangan pegawai selama ini ditutupi oleh mereka," ucapnya.

Untuk menutupi persoalan kekurangan pegawai di jajaran Kemenag, Zulkifli berharap agar moratorium tidak menerima PNS itu dihapus oleh pemerintah pusat.

Kategori:Aceh Utara, Umum
wwwwww