Home > Berita > Umum

Bulog Divre Blang Pidie Salurkan Beras Kualitas Buruk

Bulog Divre Blang Pidie Salurkan Beras Kualitas Buruk
Ilustrasi
Selasa, 16 Mei 2017 16:32 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Masyarakat Tapaktuan, Aceh Selatan merasa keberatan menerima Beras Sejahtera (Rastra) dari Badan Urusan Logistik Sub Divisi Regional (Bulog Sub Divre) Blang Pidie. Soalnya, Rastra yang disalurkan pada 10 Mei 2017 lalu itu, kualitasnya sangat buruk.

Keterangan yang dihimpun, beras yang disalurkan oleh Bulog kepada 336 kepala keluarga (KK) penerima manfaat dalam kecamatan tersebut, kondisi bulirnya hancur dan berwarna kekuning-kuningan.

Baca: Mengecewakan, Kualitas Raskin di Pidie Sangat Buruk

loading...
Bahkan, dalam beberapa karung lainnya juga sempat ditemukan beras bercampur batu-batu ukuran kecil (kerikil).

Ads
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tapaktuan, Harmaini alias Utih yang dikonfirmasi Selasa (16/5/2017) membenarkan kondisi sebagian beras yang disalurkan Bulog jatah Januari-April 2017 itu, kondisinya kurang bagus. 

"Sebelum disalurkan ke masing-masing gampong, beras itu terlebih dulu kami cek. Hasilnya memang benar dalam kondisi kurang bagus, tapi itu bukan seluruhnya melainkan hanya sebagian," kata Harmaini.

Karena kondisi kerusakan terhadap beras dinilai tidak begitu fatal, ujar Harmaini, maka mayoritas masyarakat penerima manfaat masih bisa menerimanya kecuali khusus satu karung seberat 15 kg yang terpaksa harus dikembalikan oleh Keuchik Gampong Lhok Reukam kepada pihak Bulog karena benar-benar tidak bisa dimanfaatkan.

"Sedangkan yang lain masih dapat diterima meskipun beras itu memang bulirnya dalam kondisi hancur," jelasnya.

Penegasan senada juga disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Selatan, Fujianto.

Menurutnya, pasca menerima laporan dari Camat Tapaktuan, pihaknya langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan.

Hasilnya, memang benar kondisi beras bantuan yang disalurkan itu kurang bagus.

"Beras itu bukan tidak layak ya, sebab kalau untuk dikonsumsi tetap masih layak. Namun jika dikatakan dalam kondisi kurang bagus itu benar. Karena faktanya adalah bulir beras itu dalam kondisi hancur dan berwarna kuning," ungkapnya.

Baca: Warga di Aceh Timur Terima Raskin Warna Kuning dan Bau

Menyikapi hal itu, pihaknya berencana dalam waktu dekat ini akan menyurati Bulog Sub Divre Blang Pidie agar ke depannya dapat menyalurkan beras dalam kondisi lebih bagus lagi kepada masyarakat.

Fujianto menyebutkan, jumlah keseluruhan penerima manfaat Beras Sejahtera (Rastra) di Kabupaten Aceh Selatan 2017 sebanyak 14.395 Kepala Keluarga.

Angka itu mengalami penambahan sebanyak 1.309 KK jika dibandingkan 2016.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre Blang Pidie, Armia mengatakan, penyebab beras bantuan tersebut hancur karena terlalu lama disimpan di gudang Bulog.

Khusus untuk wilayah Aceh Selatan gudang tersebut berlokasi di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Kluet Utara.

"Sebenarnya beras itu sudah harus disalurkan pada Januari atau paling lambat Februari 2017 lalu, tapi sayangnya baru bisa disalurkan pada Mei 2017 ini," kata Armia.

Untuk menghindari terulangnya persoalan serupa, Armia berjanji akan memerintahkan petugas Bulog di gudang Kecamatan Kluet Utara untuk lebih berhati-hati lagi dalam menyeleksi dan menyortir beras sebelum diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat.

"Intinya, lebih kepada faktor keterlambatan penyaluran. Karena khusus Aceh Selatan berlangsung empat bulan sekali sehingga beras cukup lama tersimpan di gudang. Padahal jika langsung disalurkan pada Februari kami yakin beras itu masih dalam kondisi segar," pungkasnya.

Baca: Warga Baktiya Keluhkan Raskin Busuk

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Aceh Selatan
wwwwww