Polisi Pantau Ladang Ganja Melalui Satelit

Polisi Pantau Ladang Ganja Melalui Satelit
Direktur Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto, saat pemusnahan ladang ganja di Indrapuri, Aceh Besar, Senin (15/5/2017). [Hafiz Erzansyah]
Senin, 15 Mei 2017 21:09 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan, pihaknya saat ini bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)‎ untuk memantau keberadaan ladang ganja melalui bantuan satelit, di sejumlah daerah, termasuk di Aceh.
 
"‎Setelah dideteksi tempat yang diprediksi sebagai ladang ganja, kepolisian akan menerjunkan tim untuk memastikan lokasi tersebut adalah ladang ganja atau bukan,"  katanya, Senin (15/5/2017).


Berdasarkan laporan Polda Aceh, pada 2016 kemarin, sebanyak 13,2 ton atau sekitar 13.209 kilogram ganja kering berhasil diamankan. Luas ladang ganja yang ditemui kemarin itu berjumlah 487 hektare dan jumlah batang ganja mencapai 3.048.761 batang.

"‎Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ganja ini termasuk golongan yang dilarang untuk digunakan," tambahnya.

Sebelumnya, tim gabungan Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Resnarkoba Polda Aceh dan Polres Aceh Besar, memusnahkan 16 hektare ladang ganja yang ditemukan di kawasan Pegunungan Seulawah, tepatnya di Gampong Meusale Lhok, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Operasi Ladang Ganja Bersinar 2017 tersebut melibatkan puluhan personel dari satuan Sabhara, Brimob, Bareskrim Polri, Resnarkoba Polda Aceh dan Resnarkoba Polres Aceh Besar‎. Pemusnahan dilakukan langsung di lokasi dengan cara dicabut dan dibakar hingga habis.

Menurut informasi yang dikatakan Brigjen Pol Eko Daniyanto, pemusnahan ladang ganja akan dilanjutkan esok hari, dengan titik lokasi yang berbeda.
 

Editor:Zuamar
Kategori:Peristiwa, Aceh
wwwwww