Humpuss Group Semakin Serius Investasi Pabrik Gula di Aceh Tengah

Humpuss Group Semakin Serius Investasi Pabrik Gula di Aceh Tengah
Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin ketika mendampingi perwakilan dari Humpus Grup dalam rangka meninjau lokasi perkebunan tebu di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, kemarin.
Senin, 15 Mei 2017 08:33 WIB
Penulis: Syamsul Bahri Robby
TAKENGON - Pihak Humpuss Group melalui anak perusahaan PT Puteri Satu 7 mulai menunjukkan keseriusan berinvestasi mendirikan pabrik gula di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.
Keseriusan ini terlihat dalam kurun waktu dua minggu perwakilan perusahaan milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) itu sudah datang berkunjung dan melihat langsung lokasi perkebunan tebu di Aceh Tengah, Minggu (14/5/2017).
 
Direktur Utama PT Puteri Satu 7, Ifachrul Madin tampak hadir bersama rombongan yang berjumlah tujuh orang perwakilan Humpuss Group. Sementara yang lain turut serta Direktur Produksi Yoze Rizal, Direktur Operasional Tejo Subagio, serta pihak distributor Nina Krisnawati, Yanti Lamando, Rita Priatna dan Indirayani Kostiningtyas.
 
Ketika ditanya wartaan tentang keseriusan itu, Ifachrul mengatakan potensi luas tanaman tebu yang saat ini tersedia sangat mungkin untuk operasional pabrik gula.
 
"Kami sudah melihat langsung kondisi lapangan, potensi perkebunan tebu di Aceh Tengah sangat dimungkinkan untuk inventasi, ditambah dengan luasnya tanaman tebu yang ada sementara juga belum ada pabrik gula disini," ungkap Ifachrul.
 
Di samping membahas tentang pendirian pabrik, Ifachrul juga menyinggung tentang turunan dari produksi gula yang sangat banyak manfaatnya. Di antaranya sisa produksi juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, sehingga dampaknya sangat besar bagi perekonomian masyarakat di kawasan tersebut.
 
"Dalam waktu dekat ini kami akan kirim konsultan dan secara bertahap akan merealisasikan pendirian pabrik gula," ujar Ifachrul.
 
Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin yang ditemui di sela pertemuan dengan perwakilan Humpuss Group tersebut mengatakan, pihaknya sangat terbuka dengan perusahaan mana saja yang ingin serius berinvestasi di Aceh Tengah.
 
"Pada perinsipnya kita sangat mendukung investasi di daerah dengan tetap mendapat jaminan adanya kemitraan yang baik antara perusahaan dengan pemerintah daerah dan perusahaan dengan masyarakat atau petani sebagai penyuplai bahan baku produksi, " kata Nasaruddin.
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Ekonomi, Aceh Tengah
wwwwww