Home > Berita > Umum

Tugu Simpang 5 Diresmikan Tanpa Asmaul Husna, Ini Penjelasan Illiza

Tugu Simpang 5 Diresmikan Tanpa Asmaul Husna, Ini Penjelasan Illiza
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal didampingi Ketua DPRK dan unsur Forkopimda saat meresmikan Tugu Simpang Lima, Minggu (14/5/2017). [Safdar S]
Minggu, 14 Mei 2017 20:05 WIB
Penulis: Safdar

BANDA ACEH - Revitalisasi Tugu Simpang Lima telah selesai dan telah diresmikan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, Minggu (14/5/2017). Namun, tugu ini ada yang kurang dari perencanaan awal yaitu ketiadaan nama-nama Asmaul Husna.

Wali Kota Illiza menjelaskan, setelah beraudiensi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dengan pertimbangan tugu tersebut kerap menjadi titik demontrasi para mahasiswa dan aktivis, serta kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya, sehingga ulama tidak setuju dibuatkannya tulisan Asmaul Husna di tugu tersebut.
 
"Menurut para ulama, Tugu Simpang Lima merupakan pusat demonstrasi masyarakat, di mana tulisan Asmaul Husna merupakan tulisan yang sangat sakral. Oleh sebab itu tidaklah sesuai disandingkan dengan berbagai aksi demonstrasi tersebut. Para ulama berpendapat, jika hal itu terjadi, maka hal ini merupakan dosa paling besar yang dibebankan kepada Pemko Banda Aceh,” jelasnya.
 
Pada kesempatan itu Illiza menyampaikan tulisan Asmaul Husna bukanlah untuk dijadikan sebagai pajangan di jalanan, tetapi diamalkan serta diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. 
 
“Maka dari itu, beberapa hal penting inilah yang akhirnya kami sepakati menggantikannya dengan ornamen khas Aceh berupa ukiran Pintoe Aceh di setiap dinding-dinding pada Tugu Simpang Lima tersebut,"  tutup Illiza.
 
Dikatakannya tugu yang dibangun pada era 1990-an ini bertepatan dengan setelah beroperasinya Bank Bukopin di Provinsi Aceh pada tahun 1988. 
 
"Sehingga sampai saat ini pula, tugu bersejarah yang merupakan salah satu ikon Kota Banda Aceh ini, masih berdiri tegak dan saat ini telah selesai dilakukannya revitalisasi," ucapnya.
 
Menurutnya hal ini juga tidak terlepas dari kerja sama Bukopin bersama Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperindah serta mewakili wajah baru Kota Banda Aceh.
 
Pada peresmian tersebut turut hadir Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dan unsur Forkopimda.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Banda Aceh
wwwwww