Sudirman Said di Banda Aceh

Indonesia Hadapi 5 Tantangan Berat

Indonesia Hadapi 5 Tantangan Berat
Sudirman Said dan Illiza saat Bersih Pantai Makam Syiah Kuala di Banda Aceh [Ist]
Minggu, 14 Mei 2017 08:48 WIB

BANDA ACEH - Menuju usia 100 tahun, Indonesia menghadapi lima tantangan besar yaitu: kesenjangan ekonomi, terkoyaknya kohesi sosial, lemahnya penegakan hukum, korupsi yang masif, dan politik yang merusak diri sendiri.  Kelima masalah fundamental ini menjadi ancaman bagi daya saing global, dan dalam pada akhirnya mengancam kedaulatan negara. 

Hal ini disampaikan Ketua Institut Harkat Negeri (IHN) Sudirman Said, dalam Workshop  Kedaulatan Indonesia, Menyongsong Seabad Kemerdekaan, di Universitas Syah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (13/5/2017).

"Energi bangsa sudah cukup lama terkuras pada masalah kekinian, politik prakis yang terlalu fokus pada merebut dan mempertahankan kekuasaan semata.  Kita patur khawatir akan arah strategis pengelolaan negara", ujar Sudirman di hadapan para akademisi dan aktivis masyarakat sipil Aceh. 

loading...
Workshop  ini merupakan tindak lanjut dari seminar dan lokakarya bertajuk sejenis yang diselenggarakan di Hotel UC UGM, Yogyakarta beberapa waktu lalu.  Lokakarya sejenis akan dilaksanakan di berbagai kola di tanah air, dengan maksud membangun kepedulian atas masalah-masalah strategis kebangsaan.

Ads
"Para pendiri bangsa kita pada saat merancang negara ini berfikir sangat straegis.  Politik bagi mereka adalah jalan mengabdi, bukan jalan untuk mencuri. Para politisi masa laku adalah orang-orang terdidik, kaum cerdik pandai yang tata nilainya adalah mengabdi, melayani rakyat. Semangat seperti itu yang akhir-akhir ini hilang dari panggung politik kita," papar Sudirman.

Harus ada usaha serius mengembalikan politik pada misi mulianya.  Kalangan kampus dan aktivis harus kembali membangkitkan kekuatan masyarakat sipil, sebagai sumber gagasan dan semangat juang yang independen. 

"Setiap perubahan selalu didorong oleh pemikir dan aktivis pergerakan independen, yang gerakannya tidak semata-mata ingin meraih kekuasaan," katanya. (Rel)

Editor:TAM
Kategori:GoNews Group
wwwwww