Home > Berita > Umum

DSI: Jangan Main Petasan di Bulan Puasa

DSI: Jangan Main Petasan di Bulan Puasa
Ilustrasi
Sabtu, 13 Mei 2017 16:55 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE – Dalam rangka menjaga kenyamanan beribadah umat Islam pada bulan suci Ramadan, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Lhokseumawe mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menutup kafe dan warung serta melarang bermain petasan saat Salat Tarawih berlangsung.

Kepala DSI Lhokseumawe, Mahlil kepada GoAceh, Sabtu (13/5/2017) mengatakan, terkait hal itu, pihaknya sudah mengadakan rapat sekitar dua hari yang lalu di Kantor Wali Kota setempat, dihadiri Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, Ketua MPU Lhokseumawe, Asnawi dan beberapa unsur lainnya.

Baca: BPBD Ancam tindak Warga yang Main Petasan

loading...
“Dalam pertemuan itu kami membahas tentang tindakan-tindakan yang akan dilakukan saat malam Ramadan, demi menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah umat Islam di kota ini,” kata Mahlil.

Ia menambahkan, selama bulan puasa, seluruh kafe dan warung tidak diperbolehkan buka pada saat Salat Tarawih berlangsung.

Selain itu, warung atau kafe yang mengadakan musik layaknya diskotik juga tidak dibenarkan, apabila tetap beroperasi, akan dilakukan penutupan.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan surat edaran. Setelah ditandatangani oleh Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, surat tersebut akan diedarkan ke seluruh pemilik kafe, warung dan masyarakat umumnya,” terangnya

“Selain membuka kafe, bermain petasan juga tidak dibenarkan karena hal tersebut bukan budaya kita,” sambung Mahlil.

Baca: Masyarakat Bireuen Dilarang Bakar Petasan hingga Tiup Terompet

Lanjutnya, pihaknya sudah mempersiapkan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) untuk menertibkan masyarakat yang tidak mematuhi aturan.

Hal tersebut dilakukan demi tegaknya Syariat Islam di Kota Lhokseumawe.

“Kepada muda-mudi, jangan melakukan asmara subuh, apalagi bukan dengan muhrimnya. Apabila kedapatan akan kita tangkap dan diberi sanksi. Tetapi kalau beramai-ramai itu tidak menjadi masalah,” tegasnya.

Baca: Wali Kota Illiza: Menyambut Idul Fitri dengan Takbir bukan Petasan

Editor:Yudi
Kategori:Umum, Lhokseumawe
wwwwww