Home > Berita > Umum

BMKG: Secara Umum, Aceh Masih Berpotensi Hujan

BMKG: Secara Umum, Aceh Masih Berpotensi Hujan
Ilustrasi/net.
Sabtu, 13 Mei 2017 21:02 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Secara umum, Provinsi Aceh masih berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan, sedang dan hujan deras. Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh, Sabtu (13/5/2017) malam.
 
"Ditinjau dari suhu muka laut (SST), perairan Aceh sebagian besar masih hangat. Ini menandakan penguapan air laut Aceh masih tinggi. Begitu juga relative humidity atmosfir Aceh masih bekisar antara 90 hingga 100 persen," ujarnya kepada GoAceh.

Ia menjelaskan, hal ini menginfikasikan bahwa atmosfir Aceh masih menyimpan uap air yg cukup dengan suhu yang sangat dingin. Sehingga dengan banyaknya penguapan yang disebabkan suhu muka laut yang masih hangat. Maka akan mudah terkondensasi (pembentukan) titik-titik atau butiran-butiran awan. 

"Demikian juga bila dilihat dari garis pergerakan angin atau disebut juga stream line, maka terlihat ada dua pusaran angin yang dapat berpengaruh terhadap kondisi cuaca buruk di wilayah Aceh, yaitu terdapat Low Pressure di Selat Malaka bagian utara Aceh dan Eddy di Samudra Hindia sebelah selatan Pulau Nias, Sumut, yang mengakibatkan terjadi konvergensi serta belokan angin di atmosfir Aceh," jelas Zakaria.

Ini artinya, sambung dia, bila terjadi pertumbuhan awan di wilayah Aceh maka awan tersebut akan bertahan hingga turun hujan. "Dengan dinamika atmosfir yang demikian, BMKG Aceh memprediksikan Aceh secara umum masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dan sedang hingga lebat," sebutnya.
Daerah yang berpotensi hujan ringan hingga sedang antara lain, Banda Aceh, Sabang, Blang Bintang, Aceh Besar bagian utara, Pidie bagian utara, Pidie Jaya bagian pesisir, Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara. Sedangkan wilayah lainnya berpotensi hujan sedang hingga hujan deras.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat mewaspadai terhadap petir, angin kencang sesaat dengan kecepatan antara 30 hingga 80 kilometer per jam ketika akan hujan, terutama untuk wilayah yang berpotensi hujan sedang. 

loading...
"Begitu juga untuk daerah pegunungan atau perbukitan waspadai longsor, sedangkan untuk daerah aliran sungai (DAS) hingga hilir perlu waspadai banjir. Hati-hati gelombang tinggi untuk perairan Samudera Hindia selatan Sinabang hingga pulau Andaman, pesisir Barat-selatan Sabang dan perairan Selat Malaka bagian utara," imbaunya.

Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Banda Aceh
wwwwww