Home > Berita > Umum

Pascabanjir di Padang Tiji, Puluhan Hektare Tanaman Padi Rusak

Pascabanjir di Padang Tiji, Puluhan Hektare Tanaman Padi Rusak
Ilustrasi [metrosiantar.com]
Jum'at, 12 Mei 2017 11:45 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Hujan yang melanda Kabupaten Pidie sekitar tiga jam mengikibatkan air tergenang dan banjir di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Kamis (11/5/2017).

Warga Gampong Kupula Tanjong, M.Nasir Jumat (12/5/2017) mengatakan, pascabanjir tersebut puluhan hektare tanaman padi milik petani setempat rusak. Bahkan ada tanaman padi yang tidak bisa dipakai sama sekali. "Tapi yang rusak total hanya sedikit, selebihnya hanya rebah saja" jelasnya.

Ia menambahkan, banjir yang melanda gampongnya itu sudah biasa terjadi setiap hujan lebat turun. Dikarenakan daerah mereka sangat rendah, sehingga selalu tergenang. Untuk mengantisipasi banjir, harus dibuat saluran pembuang air yang besar agar air tidak terhambat. "Jadi kalau saluran pembuang air itu besar jadi airnya dengan mudah mengalir," kata M.Nasir.

loading...
Sementara itu Camat Padang Tiji, Zulfikar, mengatakan, pihaknya sedang mengirim petugas ke lokasi banjir untuk mendata berapa hektare tanaman padi yang rusak. Untuk saat ini pihaknya belum meiliki data yang valid. "Cuma tanaman padi yang rusak, sedangkan yang lainnya tidak ada," katanya.

Editor:TAM
Kategori:Umum, Pidie
wwwwww