Karyawan PMKS dan Kebun PT Sisirau Ancam Mogok

Karyawan PMKS dan Kebun PT Sisirau Ancam Mogok
Kantor Managemen PMKS PT Sisirau di Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. [Suparmin]
Jum'at, 12 Mei 2017 14:56 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG – Karyawan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Sisirau di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang mengancam akan melakukan mogok kerja apabila perusahaan tempatnya bekerja belum memenuhi pembayaran upah sesuai standar Pemerintah Aceh. Pemogokan kerja karyawan PMKS dimaksud juga akan diikuti oleh para karyawan kebun milik perusahaan yang sama.

Hal itu disampaikan sejumlah pekerja dari PMKS di Alur Gantung. Ungkapan yang sama juga diungkapkan oleh pekerja kebun PT Sisirau yang ada di Kecamatan Tenggulun.

“Upah yang diberikan oleh perusahaan kepada kami masih mengacu kepada upah minimum provinsi (UMP) Aceh tahun 2016 sebesar Rp2,1 juta. Padahal sesuai dengan Pergub Aceh tentang Penetapan Upah Minimum Aceh tahun 2017, upah kami para pekerja senilai Rp2,5 juta,” kata salah seorang pekerja.

loading...
Pada Pebruari 2017 lalu, katanya, Pengurus Unit Kerja (PUK) SPPP-SPSI setempat telah melakukan mediasi ke pihak perusahaan dengan hasil kesepakatan, PT Sisirau berjanji akan memenuhi pembayaran upah sesuai dengan UMP Aceh. Pembayarannya akan dilakukan pada April 2017 dirapel sejak Januari lalu. Namun hingga Mei ini, meskipun perusahaan sudah berjanji sebanyak dua kali, namun belum juga diwujudkan.

Sementara itu, Manajer PMKS PT Sisirau, Hafiz melalui Humas, Sulaiman, Jumat (12/5/2017) mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memberikan jawaban dan akan menggelar rapat negosiasi dengan pihak perwakilan karyawan. 

“Hari ini pihak manajemen perusahaan akan melakukan negosiasi dengan karyawan melalui perwakilannya, yaitu PUK SPSI yang disaksikan oleh PC FSPPP-SPSI yang membicarakan tentang UMP Aceh. Besok hari Sabtu atau Hari Senin, silakan konfirmasi lagi tentang hasilnya,” kata Sulaiman.

Editor:TAM
Kategori:Aceh Tamiang, Umum
wwwwww