Home >  Berita >  Hukrim

Tidak Ada Hak Diskresi Bupati pada Tender Proyek SDN 3 Tapaktuan

Tidak Ada Hak Diskresi Bupati pada Tender Proyek SDN 3 Tapaktuan
Ilustrasi
Selasa, 09 Mei 2017 16:25 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Aceh Selatan menilai temuan kasus oleh Tim Pansus I DPRK setempat, terkait dugaan pekerjaan proyek SDN 3 Tapaktuan mendahului tender merupakan temuan kasus fatal yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh penegak hukum.

“Jika kasus tersebut benar adanya, hal itu jelas-jelas melanggar Peratuan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sebab tidak dikenal adanya diskresi kepala daerah atau bupati dalam pengadaan barang dan jasa dengan nilai mencapai Rp6,2 miliar lebih tersebut,” kata Manajer IT dan Database YARA Aceh Selatan, Palti Raja Siregar kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (9/5/2017).

Pernyataan itu disampaikan Palti menyikapi temuan kasus terkait pembangunan SDN 3 Tapaktuan yang berlokasi di Gampong Lhok Bengkuang, telah mulai dikerjakan oleh oknum kontraktor meski proses tender belum selesai.

Menurut Palti, persoalan yang dibeberkan oleh Ketua tim Pansus I DPRK, Lisa Elfirasman di dalam forum rapat paripurna tersebut diduga kuat memang benar-benar terbukti di lapangan.

Ads
Sebab persoalan itu dibongkar langsung oleh tim pansus dewan yang pembentukannya memiliki kekuatan atau keabsahan yang kuat dari segi hukum.

“Bahkan, temuan kasus tersebut disampaikan langsung oleh tim Pansus I dalam forum rapat paripurna yang notabenenya merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di lembaga dewan. Atas dasar inilah, maka kami menilai temuan kasus pekerjaan proyek mendahului proses tender itu harus mendapat perhatian serius dari pihak-pihak terkait,” tegas Palti.

Jika hal ini benar terjadi, kata dia, maka semakin menguatkan dugaan yang santer diperbincangkan oleh kalangan masyarakat Aceh Selatan, selama ini proses tender proyek pemerintah hanya formalitas belaka.

Soalnya, oknum-oknum kontraktor calon pemenangnya disinyalir memang sudah dikondisikan sejak dari awal.

Editor : Yudi
Kategori : Hukrim, Pemerintahan, Aceh Selatan
www www