Home >  Berita >  Umum

Dana JKN Dikelola Dinkes, Puskesmas Sering Kosong Obat

Senin, 08 Mei 2017 15:53 WIB
Penulis: Hendrik
Kondisi itu, kata Dia, dikeluhkan sejumlah puskesmas di Aceh Selatan. Soalnya, dengan dialihkan pengelolaan dana JKN tersebut dari sebelumnya dikelola langsung oleh pihak puskesmas, telah mengakibatkan ketersediaan obat-obatan di sejumlah puskesmas sering kosong.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Mardhaleta M Taher yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (8/5/2017) menyangkal tudingan yang menyebutkan pihaknya mengelola langsung dana JKN yang berjumlah mencapai Rp25 miliar per tahun.

"Bukan mengelola langsung, tapi kami hanya memverifikasi saja usulan yang diajukan masing-masing Puskesmas, sehingga usulan tersebut benar-benar sesuai kebutuhan dilapangan. Sehingga tidak terjadi kasus ada satu jenis barang namun berbeda harga. Langkah itu kami lakukan sekaligus untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa sumber dana JKN tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Mardhaleta.

Pihaknya, sambung Mardhaleta, tidak pernah memaksa pihak puskesmas untuk menyerahkan proses pengadaan barang sumber dana JKN tersebut kepada pihak Dinkes. Mereka hanya sebatas memverifikasi dan mengarahkan agar prosesnya tidak melanggar aturan.

Namun yang terjadi selama ini, kata Dia, karena pihak puskesmas tidak begitu paham dengan spesifikasi teknis sesuai kebutuhan dilapangan serta tidak mau repot-repot maka proses pengadaan barang tersebut diserahkan langsung kepada pihak dinas.

"Itupun bukan kami yang adakan, tapi kami arahkan kepada pihak ketiga. Tapi dalam kondisi tertentu diperbolehkan pihak dinas mengadakannya sejauh sesuai kebutuhan di lapangan," tegas Mardhaleta.
Ads
Editor : TAM
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www