Home >  Berita >  Nagan Raya

Kapolres: Raskin Jangan Diselewengkan Demi Keuntungan Pribadi

Kapolres: Raskin Jangan Diselewengkan Demi Keuntungan Pribadi
Oknum PNS pelaku penggelapan Raskin saat digelandang petugas Mapolres Nagan Raya, Minggu (7/5/2017). [Arif]
Minggu, 07 Mei 2017 10:04 WIB
Penulis: Arif

SUKA MAKMUE – Pihak Polres Nagan Raya terus berkoordinasi dengan Kejari setempat, memburu pelaku lain terkait penggelapan beras miskin (Raskin) di kabupaten tersebut. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1 miliar lebih.

Demikian dikatakan Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi kepada GoAceh, Minggu (7/5/2017).

Menurutnya, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah ditetapkan menjadi salah satu tersangka kasus penggelapan raskin di Kecamatan Darul Makmur tersebut.

“Perbuatan oknum yang telah menggelapkan bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin sangat disayangkan,” ucap Mirwazi.

Ads
Baca: Terkait Raskin Tidak Layak, Bulog Minta Dilaporkan ke Petugas

Lanjutnya, pemerintah telah memberikan bantuan subsidi beras dengan gratis namun ada saja oknum yang mencari keuntungan dalam penyaluran tersebut. 

"Pemerintah sudah memberikan bantuan untuk masyarakat miskin secara cuma-cuma, janganlah diambil untuk kepentingan pribadi. Amanahlah dalam bekerja," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum PNS di Kantor Camat Darul Makmur berinisial Bus sebagai penyalur raskin, telah melakukan penggelapan sejak 2014 hingga anggaran 2015.

Diduga, pelaku dalam melakukan aksinya tidak sendirian, masih ada rekan lainnya yang bebas berkeliaran di luar sana.

Baca: Gelapkan Raskin, Petugas Penyalur Ditahan Polisi

Editor : Yudi
Kategori : Nagan Raya, Peristiwa
www www