Home >  Berita >  Umum

Aceh Selatan Diguyur Hujan Lebat, BPBD Antisipasi Banjir

Aceh Selatan Diguyur Hujan Lebat, BPBD Antisipasi Banjir
Ilustrasi
Kamis, 04 Mei 2017 17:32 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Kabupaten Aceh Selatan yang terdiri dari 18 kecamatan dan 260 gampong, hampir seluruh wilayahnya diguyur hujan lebat disertai angin kencang sejak Rabu hingga Kamis (3-4/5/2017) sore. Akibatnya, sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meluap dengan kondisi air sangat deras berwarna keruh bercampur lumpur. 

Sejauh ini belum ada laporan terjadinya banjir yang merendam rumah–rumah penduduk serta lahan pertanian dan badan jalan.

Baca: Hujan Lebat, Pasar di Kota Sigli Sepi

Meskipun demikian, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan pemantauan lapangan secara intensif.

Ads
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Selatan, Suhada, mengatakan berdasarkan hasil pengecekan ke lapangan oleh pihaknya pada Kamis (4/5/2017) sore, dipastikan belum ada wilayah kecamatan atau gampong yang diterjang banjir maupun longsor, meskipun hujan dalam intensitas tinggi terus mengguyur wilayah tersebut.

“Kondisi perkampungan penduduk saat ini masih aman dari terjangan banjir meskipun sejumlah badan jalan baik di Kota Tapaktuan dan di kecamatan-kecamatan terlihat sudah mulai tergenang karena meluapnya aliran sungai,” kata Suhada ketika dikonfirmasi wartawan di Tapaktuan, Kamis (4/5/2017).

Biasanya, lanjut dia, jika sudah ada wilayah perkampungan penduduk yang dilanda banjir pihaknya langsung dihubungi oleh perangkat gampong dan camat masing-masing.

Baca: Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Aceh Timur

Meskipun belum ada laporan terjadi bencana alam, pihaknya mengaku sudah diperintahkan oleh Kepala BPBD, Sufli sejak Kamis pagi agar siap-siaga, sehingga jika sampai terjadi bencana alam bisa segera diterjunkan ke lokasi dimaksud untuk membantu evakuasi warga.

Fokus pemantauan pihaknya saat ini tertuju ke wilayah Trumon Raya, Bakongan Raya dan Kluet Raya. Soalnya, di wilayah tersebut selama ini sangat rawan terjadi banjir luapan.

“Bahkan khusus terhadap wilayah Kecamatan Trumon Timur beberapa gampong di sana secara tiba-tiba bisa terendam  banjir meskipun guyuran hujan tidak begitu lebat. Karena banjir tersebut merupakan kiriman dari Kutacane, Aceh Tenggara dengan meluapnya sungai Gelombang, Kota Subulussalam,” tutupnya.

Baca: Hujan Lebat, 230 Unit Rumah Warga Badak Gayo Lues Terendam

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www