Home >  Berita >  Politik

PA Aceh Selatan Bantah Usung Sama Indra pada Pilkada 2018

PA Aceh Selatan Bantah Usung Sama Indra pada Pilkada 2018
Ilustrasi
Selasa, 02 Mei 2017 15:18 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Juru Bicara Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Selatan, Mayfendri membantah rumor yang berkembang bahwa Partai Aceh telah mengarahkan dukungan politiknya terhadap salah satu bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati tertentu untuk diusung atau didukung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang. 

Penegasan itu disampaikan Mayfendri menyikapi desas-desus yang berkembang selama ini di tengah-tengah masyarakat, bahwa Partai Aceh akan mengusung balon petahana atau incumbent, T Sama Indra pada Pilkada Serentak 2018.

"Jika ada pihak-pihak tertentu yang mengklaim dirinya akan diusung atau didukung oleh PA, itu hak yang bersangkutan. Tapi yang pasti dalam mengusung atau mendukung balon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan 2018, Partai Aceh akan memutuskannya melalui musyawarah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku," ujar Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (2/5/2017).

Sementara itu, Ketua DPW PA Aceh Selatan, Tgk Aliman Mentro menambahkan, dalam penentuan bakal calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan, Partai Aceh setempat memastikan, tidak diputuskan melalui mekanisme konvensi, melainkan akan diputuskan melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Ads
Menurutnya, siapa pun bakal calon yang akan diputuskan melalui musyawarah mufakat tersebut, balon itulah yang akan diusung pada Pilkada 2018 mendatang.

Baca: Mahasiswa Berharap Rafly Maju di Pilkada Aceh Selatan 2018

"Karena itu, kami mengimbau kepada seluruh anggota KPA/PA serta kader dan simpatisan seluruh Aceh Selatan agar bersabar menunggu hasil yang akan dilaksanakan tersebut," tegas Aliman Mentro.

Menyikapi ini, Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Selatan, Mizar mengharapkan agar musyawarah yang akan digelar dalam menentukan balon bupati dan wakil bupati tersebut turut disertakan perwakilan atau utusan dari Dewan Pimpinan Aceh (DPA) PA.

Menurutnya, langkah ini penting dan harus mendapat perhatian serius dari pihak terkait, agar apapun hasil keputusan yang akan diambil nanti merupakan keputusan final dan mengikat.

“Jangan sampai terulang kembali kejadian seperti sebelumnya, yakni sudah ada keputusan di tingkat wilayah ternyata dianulir lagi ketika sampai di tingkat Dewan Pimpinan Aceh," pinta Mizar.

Baca: Pang Kawom Husen Didesak Maju di Pilkada Aceh Selatan

Editor : Yudi
Kategori : Politik, Aceh Selatan
www www