Home >  Berita >  Ekonomi

Kabag Ekonomi Akui PDBU Pernah Diberi Peringatan Oleh Pansus DPR

Kabag Ekonomi Akui PDBU Pernah Diberi Peringatan Oleh Pansus DPR
Ilustrasi.
Rabu, 26 April 2017 19:57 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setdakab Aceh Utara, Halidi, mengakui pernah ada rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) aset DPRK berupa peringatan yang ditujukan kepada Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) agar manajemen perusahaan itu dibenah dan diaudit.

"Iya, pada tahun 2015 lalu pernah ada rekomendasi dari Pansus DPRK untuk PDBU agar dibenah. Justru itu kita diingatkan harus benar-benar ada upaya serius melakukan perbaikan manajemen perusahaan itu," kata Halidi, Rabu (26/4/2017).

Halidi menyebut, salah satu poin pada rekomendasi Pansus DPRK yang diajukan ke pemerintah daerah pada 28 Oktober 2015 lalu itu adalah melakukan perbaikan manajemen PDBU.

"Maka waktu itu, pemda menindaklanjutinya dengan tidak memberikan penyertaan modal pada PDBU. Kita juga awasi dengan ketat. Diharapkan PDBU bisa menghasilkan PAD,” ujar Halidi.

Ads
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi E DPRK Aceh Utara, Teungku Junaidi meminta pemerintah setempat tidak mengirim nama-nama calon direktur utama (dirut) PDBU yang baru ke DPRK sebelum perusahaan PDBU itu diaudit.

"Rekomendasi kita yang dulu meminta PDBU diaudit. Sampai sekarang belum diaudit. Menurut laporan dari tim saya, keberadaan PDBU tidak pernah menghasilkan laba bagi Aceh Utara," kata Teungku Junaidi.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib saat dihubungi GoAceh, Senin (24/4/2017) lalu mengatakan, surat rekomendasi dari DPRK yang meminta PDBU diaudit belum pernah diterima pihaknya.

"Saya sudah tanya sama mantan Sekda (Isan Ansari), tidak ada (surat rekomendasi) dari dewan," kata Muhammad Thaib.
Kategori : Ekonomi, Aceh Utara
www www