Home >  Berita >  Olahraga

PSSI Aceh Selatan akan Tindak IP PSJS Vs Kompas

PSSI Aceh Selatan akan Tindak IP PSJS Vs Kompas
Ketua PSSI yang juga Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah didampingi Kadis Pora Syamsulizar dan pejabat Muspika memimpin rapat dengan official tim PSJS dan tim Kompas di Rumah Dinas Camat Kluet Selatan, Senin (24/4) sore. [Hendrik]
Selasa, 25 April 2017 16:46 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh Selatan menyatakan akan menindak Inspektur Pertandingan (IP) Piala Bupati Cup II tahun 2017 yang mempertemukan antara PSJS Jambo Manyang, Kecamatan Kluet Utara melawan Kompas, Seubadeh, Kecamatan Bakongan Timur.

Ketua PSSI yang juga Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah mengatakan ancaman penindakan demi penegakan aturan memang sudah menjadi konsekwensi atas keputusan yang diambil oleh oknum IP tersebut, sehingga berujung nyaris bentrok antara pendukung PSJS dengan Kompas pada Jumat (22/4/2017).

“Tentu saja dampak dari kejadian tersebut secara otomatis oknum IP-nya akan kita tindak. Tapi penindakan tegas itu baru akan dijatuhkan jika berdasarkan hasil pemeriksaan para pihak ditemukan bukti atau fakta bahwa oknum IP dimaksud melakukan kesalahan. Namun, jika sebaliknya maka penindakan itu tidak ada,” kata Kamarsyah ketika dikonfirmasi wartawan di Tapaktuan, Selasa, (25/4/2017).

Sebab, lanjutnya, berdasarkan informasi awal yang diterima pihaknya ada kondisi yang dilematis dihadapi IP PSJS melawan Kompas bernama Rustam saat itu. Hal itu terjadi karena di saat kondisi kelanjutan pertandingan sepak penalti telah genting atau mulai memanas karena terjadi aksi protes dari kedua belah pihak, pihak IP ragu apakah akan menegakkan aturan atau menegakkan hasil kesepakatan.

“Pihak PSJS Jambo Manyang meminta agar hasil kesepakatan dilapangan dilaksanakan yakni tembakan penalti tetap dengan formasi 4:5. Sementara dari tim Kompas meminta kepada IP agar menegakkan aturan. Sehingga IP sangat dilema atau serba salah, entah bagaimana dan apa alasannya sehingga akhirnya IP tersebut mengambil sikap memilih melaksanakan kesepakatan yang telah dihasilkan dilapangan,” papar Kamarsyah.

Kondisi serupa, kata Kamarsyah, kembali terulang saat pihaknya menggelar rapat di rumah dinas Camat Kluet Selatan pada Senin (24/4) sore dengan menghadirkan manager kedua tim termasuk pejabat Muspika Kluet Utara dan Muspika Bakongan Timur.

Padahal setelah pihaknya mendengarkan penjelasan dari kedua belah pihak, PSSI Aceh Selatan telah mengambil sebuah keputusan bahwa akan di gelar sepak penalti lanjutan pada Jumat (28/4/2017) sore. Tapi lagi-lagi, keputusan itu tidak dapat diterima oleh pihak tim PSJS dengan alasan kemenangan mereka sudah resmi berdasarkan hasil keputusan wasit dan IP.

Karena masih terjadi aksi protes, kata Kamarsyah, pihaknya terpaksa mengambil keputusan tegas bahwa untuk sementara waktu turnamen piala Bupati Aceh Selatan Cup II tahun 2017 tersebut di tunda sampai selesainya permasaalahan kedua belah pihak.

“Terkait kelanjutan turnamen sepak bola ini sangat tergantung dengan hasil kelanjutan sepak finalti pada hari Jumat mendatang. Jika sepak finalti ulang kedua tim tersebut berlangsung sukses dan aman maka turnamen akan dilanjutkan lagi," katanya.

Tapi jika masih belum ada penyelesaian, maka turnamen belum bisa dilanjutkan karena mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan pemain dan para penonton. Meskipun demikian, kami tetap berharap dan masih optimis kesepakatan perdamaian itu akan terwujud dalam beberapa hari ke depan melalui solusi tendangan penalti ulang.

 
 
 
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Olahraga, Aceh Selatan
www www