Home >  Berita >  Umum
Pemeliharaan Jalan Nasional

Kajari Agara: Jika Ada Penyimpangan Dana akan Kita Bidik

Kajari Agara: Jika Ada Penyimpangan Dana akan Kita Bidik
Kondisi jalan nasional di Agara tepatnya di Gampong Simpang Semadam rusak dan berlobang dan belum juga diperbaiki hingga saat ini, Sabtu (15/4/2017). [Jufri P]
Sabtu, 15 April 2017 14:02 WIB
Penulis: Jufri P

KUTACANE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) menyatakan akan menyelidiki dugaan adanya informasi penyimpangan dana pemeliharaan jalan nasional sejak 2013 di daerah tersebut.

“Jika ditemukan penyelewengan anggaran terhadap pemeliharaan jalan nasional itu, kasusnya akan kita bidik," kata Kajari Agara, Edi Dikdaya kepada GoAceh, Sabtu (15/4/2017).

Baca: DPRK Agara Minta PJN Wilayah I Sumut Segera Perbaiki Jalan Nasional

Lanjutnya, untuk membuktikan adanya dugaan penyimpangan, dalam waktu dekat pihaknya akan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan investigasi.

Ads
“Jika diperoleh bukti adanya penyelewengan, akan segera kami proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujar Edi.

Sementara itu, Sekda LIRA Agara, Suharto kepada GoAceh, Jumat (14/4/2017) mengatakan, proyek pengaspalan dan pemeliharaan jalan pada 2017 ini, pengerjaannya terkesan asal jadi.

Menurutnya,  pengerjaan tersebut  ditambal terlalu tinggi dan tidak mulus sehingga mengganggu penguna jalan.

“Karena bergelombang dan tidak rata, banyak penguna jalan yang tidak nyaman saat melintas,” ucap Suharto.

Tak hanya itu, lanjutnya, meski sudah dilakukan tambal sulam di sepanjang jalan nasional di Agara, namun di beberapa titik masih banyak jalan yang berlobang.

Padahal, dana untuk pemeliharan jalan nasional tersebut informasinya mencapai Rp2 miliar lebih.

“Bahkan, letak lokasi jalan nasional yang banyak lobangnya itu, letaknya tidak jauh dari jalan nasional yang baru saja ditambal, seperti di Gampong Simpang Semadam, Gampong Lawe Beringin Gayo dan beberapa gampong lainnya," ujar Suharto. 

Sementara itu, PPTK Jalan Nasional 2017 wilayah Agara dan sekitarnya, Emi saat di konfirmasi beberapa hari lalu via seluler menjelaskan, proyek jalan tersebut merupakan kontrak tahunan dan belum berakhir.

“Jadi semua punya jadwal, terutama dalam hal pelaksanan dan pekerjaan yang sudah terprogres," kata Emi singkat.

Baca: Jalan Nasional Rusak di Subulussalam Mulai Diperbaiki

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Tenggara
www www