Home >  Berita >  Pidie
Polda Aceh Tangkap Sekelompok Pria

Diduga Terlibat Penembakan Posko Abusyik, Polisi Juga Temukan AK-56 dan Amunisi

Diduga Terlibat Penembakan Posko Abusyik, Polisi Juga Temukan AK-56 dan Amunisi
Ilustrasi/net.
Sabtu, 15 April 2017 19:15 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Aceh beserta personel Polres Pidie, menangkap sekelompok pria di lokasi terpisah. Mereka diduga terlibat penembakan terhadap posko calon bupati Pidie (kini bupati terpilih), Roni Ahmad alias Abusyik, pada 6 Maret 2017.
‎Hal itu dikatakan Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak, melalui Kabid Humas Kombes Pol Goenawan, Sabtu (15/4/2017) sore.
 
 
"Beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus penembakan posko salah satu calon bupati di Pidie telah ditangkap," ujarnya kepada GoAceh melalui sambungan telepon seluler.
 
‎Dijelaskannya, terkuaknya orang yang dicurigai terlibat kasus penembakan ini berawal saat petugas menangkap MH (23), AM (28) dan IS (34), dalam kasus sabu-sabu di Kabuapten Pidie pada Kamis (13/4/2017), mereka warga setempat.
 
Dari hasil pengembangan dan interogasi penyidik, maka terkuak salah satu dari tiga tersangka sabu-sabu ini yakni IS, diduga terlibat dalam peristiwa penembakan posko Abusyik.
 
‎Berdasarkan hasil pemeriksaan, sambung Kabid Humas, IS mengaku sebagai penyedia senjata api untuk rekannya berinisial DM dan MA dalam kasus penemakan posko Abusyik.


"Yang bersangkutan menyerahkan senjata kepada kedua rekannya tersebut pada 5 Maret 2017 lalu, yang berlokasi di belakang Pasar Garot, Kecamatan Indra Jaya, Pidie," jelas Goenawan.

Dari pengakuan IS, ‎DM dan MA adalah eksekutor dalam peristiwa penembakan posko tersebut. Saat ini, tim masih melakukan pengejaran dan pengembangan terhadap DM dan MA. Sementara IS, masih diperiksa lebih lanjut untuk dimintai keterangan.

Hasil pengembangan ini, petugas juga menangkap tiga pria lainnya pada Jumat (14/4/2017), yang juga diduga terlibat, yakni RI, HS dan NU. Ketiganya disebutkan sebagai pihak yang memberikan senjata kepada IS, yang kemudian diserahkan kepada DM dan MA.
 
"Barang bukti yang ditemukan dan diamankan dalam penangkapan ini berupa sepucuk senjata api jenis AK-56 beserta satu magasin, sepucuk AK-1.02 beserta magasin, 25 butir peluru kaliber 9 mm, 109 butir peluru kaliber 7,62mm, 25 butir peluru kaliber 5,56mm, senapan angin kaliber 117, serta satu unit mobil jenis Nissan Terano."


"Hingga saat ini, tersangka beserta barang bukti masih diamankan, guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.

Ads
Editor : Zuamar
Kategori : Pidie, Aceh, Peristiwa
www www