Home >  Berita >  Lhokseumawe

Unimal Siap Terima Akkes Pemda Aceh Utara, Asalkan Sesuai Regulasinya

Unimal Siap Terima Akkes Pemda Aceh Utara, Asalkan Sesuai Regulasinya
Ilustrasi/net.
Jum'at, 14 April 2017 19:42 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Kepala Humas Universitas Malikussaleh (Unimal), Masriadi menyebutkan, pihaknya siap menerima Akademi Kesehatan (Akkes) Aceh Utara dengan catatan mengikuti mekanisme peralihan sesuai perundangan yang berlaku.

"Posisi Unimal menerima apabila diberikan sesuai regulasi yang ada. Lazimnya peralihan aset dari Pemda ke Kementerian Kesehatan atau Kementerian Riset, Teknologi, Pendidikan Tinggi. Dari Kementerian Riset itu terserah diserahkan ke kampus mana, bisa jadi bukan ke Unimal,” kata Masriadi dalam rilisnya kepada GoAceh, Jumat (14/4/2017).

Baca juga: Begini Alasan Bupati Aceh Utara Pilih Akkes Pemda Jadi UPTD

Lanjutnya, sebagaimana diketahui, peralihan Perguruan Tinggi Kesehatan Daerah (PTKesda) didesak oleh Kementerian Dalam Negeri, dikarenakan masih menjadi temuan BPK-RI yang tidak membolehkan Pemda mengelola Pendidikan Tinggi. 

Ads
“Jadi kita siap terima agar lembaga pendidikan tersebut tetap berjalan, namun pembiayaanya seperti gaji dan operasionalnya menjadi tanggungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Dalam konteks ini, Pemda justru sudah terbebaskan pembiayaan. Kami hanya mau membantu pengembangan Akkes agar lebih besar lagi. Jadi bukan Unimal yang mau serta merta untuk menguasai lembaga tersebut," katanya.

Masriadi juga menambahkan, pihaknya sangat menghormati pilihan Pemda Aceh Utara untuk menjadikan Akkes itu sebagai UPTD balai Diklat Dinas Kesehatan Aceh Utara.

Namun sambung Masriadi, mengingat dalam surat Kemendagri soal Perguruan Tinggi Kesehatan ditawarkan dua opsi untuk melanjutkan napas Akkes Aceh Utara, yaitu diserahkan ke Kemenristek Dikti atau ke Kemenkes, ada baiknya dua opsi itu yang dipilih Pemda Aceh Utara.

"Saya tegaskan Unimal tidak 'berambisi' untuk Akkes itu. Posisi kita hanya memandang sangat disayangkan kalau ditutup. Saran kami malah itu lebih baik ke Kemenkes, di bawah Kementerian yang tepat, pasti kampus itu akan lebih besar. Tidak mesti ke Unimal," jelasnya.

Baca juga: Soal Akkes Aceh Utara Ditutup, Pengamat: Itu Pilihan yang tidak Tepat

Masriadi juga menyebutkan, Unimal dalam posisi pasif terhadap kasus Akkes. Kalau diberikan pihaknya akan menerima. ”Kita terima juga, kan bagian membantu pemerintah memajukan pendidikan tinggi sektor kesehatan. Kalau ke Kemenkes itu bisa jadi sekolah kedinasan semacam STPDN di Kemendagri, STAN di Kemenkeu. Kalau tidak diberikan ya tidak masalah, kita berada diposisi pasif," pungkasnya.

Editor : Zuamar
Kategori : Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh, Pendidikan
www www