Home >  Berita >  Umum
Korban Tabrakan Mobil Pengangkut Sampah

Aliya Sempat Dirawat di ICU, Tapi tak Tertolong Karena Menderita Luka Serius

Aliya Sempat Dirawat di ICU, Tapi tak Tertolong Karena Menderita Luka Serius
Kondisi Aliya saat kritis di ruang ICU RSUD Simeulue, Jumat (7/4/2017). [Kirfan]
Jum'at, 07 April 2017 20:21 WIB
Penulis: Kirfan
SINABANG - Aliya atau Thaurisa Aliya Riswan, salah satu korban kritis usai tabrakan dengan mobil pengangkut sampah milik Bapedaldasihman di jalan baru Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Simeulue dilaporkan telah meningal dunia pada, Jumat (7/4/2017), sekitar pukul 18.40 WIB.
Informasi diterima GoAceh dari salah satu perawat di RSUD Simeulue, dokter dan perawat di ruang ICU telah berusaha menolong korban, nahas nyawa bocah perempuan tersebut tidak tertolong lagi setelah menderita luka yang sangat serius.
 
 
"Luka yang dialami anak itu sangat serius, dia mengalami luka tumpul yaitu luka bagian dalam, tadi sempat keluar darah dari mulutnya, selain itu kakinya juga patah. Kami sudah bersaha semaksimal mungkin untuk mengobatinya," kata perawat tersebut.
 
Seorang dokter yang menangani anak itu, Asrinudin mengatakan, "Pasien masuk rawatan dengan penurunan kesadaran gcs 10, setengah jam kemudian kesadarannya menurun lagi, dilakukan intubasi, selanjutnya dilakukan resusitasi tidak berhasil. Kemungkinan perdarahan dalam kepala, patah tulang paha kanan, patah tangan kanan dan luka robek di tungkai kanan cukup luas," Jelas dokter Asrinuddin via Whatsapp.
 
Aliya berumur 6 tahun 7 bulan, alamat Gampong Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, merupakan anak dari Intan dan Riswansyah yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Disdukcapil.
Ads
Editor : Zuamar
Kategori : Umum, Aceh, Simeulue
www www