Home > Berita > Umum

Cegah Kosmetik Berbahaya, BBPOM Aceh Lakukan Sosialisasi kepada Mahasiswi

Cegah Kosmetik Berbahaya, BBPOM Aceh Lakukan Sosialisasi kepada Mahasiswi
Kepala BBPOM Aceh, Samsuliani di ruang kerjanya, di Banda Aceh, Rabu (5/4/2017). [ Safdar S]
Rabu, 05 April 2017 22:21 WIB
Penulis: Safdar S
BANDA ACEH - Kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer yang selalu digunakan dari awal bangun tidur hingga malam hari oleh  wanita bahkan juga pria, berdasarkan hal ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) perlu melakukan sosialisasi guna mencerdaskan dan melindungi pengguna dari efek dan bahaya kosmetik tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Balai Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh, Samsuliani saat diwawancarai di ruang kerjanya, Banda Aceh, Rabu (5/4/2017).
"Mengingat banyak kandungan bahan kimia yang berbahaya dan dilarang dalam kosmetik tersebut, khususnya kosmetik pemutih kulit yang banyak digandrungi kaum hawa," terangnya.
 
 
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan kepada sejumlah mahasiswi di Banda Aceh ini diharapkan bermanfaat bagi mereka, agar dapat memilah antara kosmetik yang aman dipakai dan berbahaya.
 
"Dalam sosialisasi ini kami juga melibatkan dokter kecantikan, banyak sekali kosmetik yang tidak memiliki izin beredar di pasaran, baik izin edar, komposisi yang tidak aman hingga sudah kedaluwarsa," tambahnya.
 
Menurutnya sosialisasi yang dilakukan ini merupakan langkah awal untuk mengajak mahasiswi untuk melihat apakah produk yang digunakannya aman dan sudah terdaftar di Badan POM.
 
"Bahkan yang sudah terdaftar saja harus dikaji lagi, efek lain pada kulit pemakainya," ujarnya.
 
 
Selain itu terangnya, guna mencerdaskan masyarakat BPOM juga menyediakan aplikasi yang dapat dioperasikan di smartphone untuk mengecek terdaftar dan amannya suatu produk.
 
"Kita menggiring agar masyarakat cerdas memilih produk, BPOM check dapat diunduh di Play Store Smartphone yang fungsinya untuk memastikan apakah produk yang Anda gunakan telah melewati proses pemeriksaan yang dilakukan oleh BPOM."
 
"Cukup dengan memasukkan salah satu dari kategori pencarian seperti nomor registrasi BPOM, nama produk, merek, komposisi, bentuk sediaan, jumlah dan kemasan nama pendaftar dan NPWP pendaftar," paparnya.
 
Selain itu, BPOM juga rutin melakukan razia terhadap obat dan jamu yang tidak terdaftar, guna melindungi konsumen dari bahaya.
 

"Bila kita temukan pelanggaran maka yang bersangkutan akan dilakukan pembinaan setelah kita Lidik. Untuk obat kuat dan asam urat merek tertentu, itu tidak memiliki izin edar dan berbahaya, kita akan pantau terus dan evaluasi, jika masih terulang akan kita lakukan tindakan tegas terhadap penjual tersebut," pungkasnya.
 
Ads
Editor:Zuamar
Kategori:Umum, Aceh, Banda Aceh
wwwwww