Home >  Berita >  Umum

Nelayan Aceh Selatan Penerima Kartu Asuransi Terbanyak se-Aceh

Nelayan Aceh Selatan Penerima Kartu Asuransi Terbanyak se-Aceh
Kartu Asuransi Nelayan
Selasa, 04 April 2017 19:15 WIB
Penulis: Hendrik

TAPAKTUAN - Dari sekitar 7.000 nelayan di Kabupaten Aceh Selatan, 4.500 di antaranya sudah mengantongi kartu nelayan. Namun hingga berakhirnya program entri data nelayan calon penerima kartu asuransi pada bulan Desember 2016 lalu, hanya 2.290 nelayan yang sudah terdaftar sebagai pemegang kartu asuransi program Presiden Jokowi melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan, Adi Suhaima, mengatakan, jumlah itu merupakan terbanyak se-Provinsi Aceh.

“Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh, sebenarnya Aceh Selatan terbanyak jumlah nelayan yang sudah mengantongi kartu asuransi terhitung sejak ditutupnya program entri data nelayan bulan Desember 2016 lalu. Karena entri datanya sudah berakhir maka angka tersebut sejauh ini sudah final,” kata Adi Suhaima kepada GoAceh.co di Tapaktuan, Selasa (4/4/2017).

Pihaknya, sambung Adi, telah bekerja maksimal merekrut para nelayan untuk di asuransikan. Hal ini menindaklanjuti program Presiden Jokowi melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan yang pada tahap pertama memprogramkan asuransi sebanyak satu juta nelayan seluruh Indonesia.

Menurut dia, langkah-langkah yang telah dilakukan dalam rangka merekrut nelayan sebanyak-banyaknya untuk diasuransikan antara lain mengoptimalkan langkah sosialisasi dengan cara melibatkan langsung masing-masing panglima laot lhok di masing-masing kecamatan. Selain itu juga dengan menerjunkan para petugas operator secara langsung ke lapangan.

“Pada intinya adalah kedua organ penting tersebut harus bisa berpungsi optimal dan bekerja sinergis. Sebab jikapun para panglima laot aktif menggelar sosialisasi namun tidak didukung oleh petugas operator yang gesit dalam mengentri data nelayan juga akan percuma. Alhamdulilah, selama berlangsungnya proses entri data sepanjang tahun 2016 lalu, Aceh Selatan mampu merekrut nelayan untuk di berikan kartu asuransi terbanyak se-Aceh,” kata Adi Suhaima.

Saat disinggung apakah program tersebut akan berlanjut?, Adi Suhaimi menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima pemberitahuan dari Pemerintah Pusat apakah program tersebut akan berlanjut atau tidak. Ia hanya menjelaskan bahwa kartu asuransi yang telah diberikan kepada sebanyak 2.290 orang nelayan di Aceh Selatan mayoritasnya akan berakhir pada akhir tahun 2017 ini.

 

Ads
Editor : Zainal Bakri
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www